Sudah 220 Hektare, Kabupaten Bogor Terus Memperluas Hutan Kota

Jika hutan di daerah lain terbakar di musim kemarau 2026, Pemkab Bogor malah semakin sibuk membangun hutan kota. 

Sudah 220 Hektare, Kabupaten Bogor Terus Memperluas Hutan Kota
Walaupun belum bisa mengembalikan udara sejuk Kabupaten Bogor dalam lima tahun kepemimpinannya, pemegang kekuasaan di Kabupaten Bogor itu terus membangun dan memperluas hutan kota. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Jika hutan di daerah lain terbakar di musim kemarau 2026, Pemkab Bogor malah semakin sibuk membangun hutan kota. 

Walaupun belum bisa mengembalikan udara sejuk Kabupaten Bogor dalam lima tahun kepemimpinannya, pemegang kekuasaan di Kabupaten Bogor itu terus membangun dan memperluas hutan kota.

Dari 40 kecamatan, 435 desa dan kelurahan, Kabupaten Bogor kini sudah memiliki 220 hektare hutan kota.

"Alhamdulillah, dimulai Bulan Juni Tahub 2025, hingga Oktober 2026, kami sudah membangun 220 hektare hutan kota," kata Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Rudy menerangkan, pembangunan hutan kota tersebut dimulai sejak kepemimpinan bupati-wabup Bogor sebelumnya. Dia menggerakkan kembali dan memperluas hutan kota dengan memanfaatkan ruang terbuka hijau (RTH) dan tanah cadangan makam.

Dia pun berharap, bupati-wabup Bogor selanjutnya tetap membangun dan memperluas hutan kota.

"Ke depan Bogor semakin hijau, ekosistem pun semakin baik, baik burung-burung maupun satwa lainnya," terang Rudy.

Untuk mencegah hutan kota tidak terbakar, dia pun membentuk Satgas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, polisi, TNI, pemerintahan kecamatan, pemerintahan desa, kelurahan dan lainnya.

"Satgas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan ini kami bentuk untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran, mereka memantau pembakaran sampah, melakukan himbauan dan pemberian sanksi bagi pihak yang membandel, dan masih melakukan pembakaran sampah," tukasnya.


Editor : Doni Ramdhani