Sumedang Kembangkan Wisata Jeep Fun Offroad, Optimalkan Potensi Alam hingga Jatigede

Pemkab Sumedang mengembangkan wisata petualangan jeep fun offroad untuk menarik wisatawan, memperluas destinasi, dan meningkatkan ekonomi masyarakat menjelang l

Sumedang Kembangkan Wisata Jeep Fun Offroad, Optimalkan Potensi Alam hingga Jatigede
Aktivitas jeep fun offroad di kaki Gunung Tampomas sebagai upaya memperluas pilihan destinasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. ANTARA

INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang mengembangkan wisata petualangan, salah satunya melalui aktivitas jeep fun offroad, untuk memperluas pilihan destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, pengembangan wisata petualangan menjadi upaya mengoptimalkan potensi alam daerah, mulai dari kawasan pegunungan hingga perairan, guna menarik wisatawan dari dalam maupun luar daerah.

“Kalau ingin fun offroad, tidak perlu jauh-jauh ke luar Sumedang. Di Sumedang juga sudah ada. Kami punya Gunung Tampomas, kawasan alam Margawindu dan Cisoka, serta Jatigede. Potensi wisata kita lengkap, mulai dari gunung, alam, hingga kawasan perairan,” kata Dony seperti dikutip dari Antara, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, potensi tersebut perlu dikemas secara profesional melalui penyediaan beragam aktivitas dan rute wisata yang dapat menjangkau berbagai segmen pengunjung.

Pengembangan wisata petualangan juga berpeluang mendorong pertumbuhan usaha pendukung, seperti penginapan, kuliner, jasa pemandu, transportasi, dan usaha lokal lainnya. Dengan demikian, manfaat ekonomi pariwisata diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di sekitar destinasi.

“Seluruh dinas harus mendukung pariwisata. Semua tempat di Sumedang berpotensi menjadi destinasi wisata, semua orang bisa menjadi pemandu wisata, dan setiap aktivitas bisa menjadi atraksi wisata. Tinggal bagaimana kita mengemas dan mengembangkannya,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang, perjalanan wisatawan nusantara ke daerah tersebut mencapai 362.348 perjalanan pada Februari 2026. Sementara itu, tingkat penghunian kamar hotel berbintang dan nonbintang tercatat sebesar 24,23 persen.

Pada Desember 2025, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 408.857 perjalanan dengan tingkat penghunian kamar hotel gabungan sebesar 32,11 persen.

Data tersebut menjadi gambaran potensi pasar pariwisata Sumedang yang dapat dikembangkan melalui diversifikasi atraksi dan peningkatan kualitas layanan. Terlebih, momentum libur akhir tahun dapat dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar destinasi.

Dony menegaskan, pengembangan pariwisata perlu didukung aksesibilitas, fasilitas, daya tarik, serta aktivitas wisata yang memadai. Selain itu, promosi melalui strategi branding, advertising, dan selling diperlukan agar potensi wisata Sumedang semakin dikenal dan mampu menarik kunjungan wisatawan.


Editor : Ahmad Sayuti