Tahun Depan, Kabupaten Bandung Bidik Surplus Pangan 

Pemerintahan Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan dan sektor perikanan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. 

Tahun Depan, Kabupaten Bandung Bidik Surplus Pangan 
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pentingnya memaksimalkan potensi BBI Ciparay yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Pemerintahan Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan dan sektor perikanan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. 

Melalui optimalisasi sumber daya yang ada, seperti Balai Benih Ikan (BBI) di Ciparay dan program peternakan telur, Kabupaten Bandung berupaya menciptakan peluang ekonomi yang besar dan memastikan pasokan pangan yang berkelanjutan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pentingnya memaksimalkan potensi BBI Ciparay yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

"Jika BBI ini dimaksimalkan, kita bisa menghasilkan ratusan ton benih ikan dan ikan konsumsi, yang akan memberikan dampak besar terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bandung. Pemerintah juga siap mendukung para pengusaha ikan untuk mengembangkan usaha mereka," kata Dadang di Soreang, Kamis 4 Desember 2025.

Selain itu, Dadang juga menyoroti rencana pengembangan usaha peternakan telur yang dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Kebutuhan program MBG (makan bergizi gratis) di Kabupaten Bandung dengan sasaran 1,25 juta jiwa, diperkirakan kebutuhan telur bisa mencapai hingga 200 ton per minggu. Peluang ini sangat besar, dan jika dimanfaatkan dengan baik, dapat memutar roda ekonomi lebih dari Rp5,4 triliun di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Dari sisi sektor perikanan, Dadang berharap para pelaku usaha ikan dapat semakin berkembang dan kreatif dalam mengolah produk perikanan.

"Saya pernah mencicipi sate ikan lele di Nagreg dan ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bandung. Pemerintah akan terus mendukung inovasi dan pengembangan usaha perikanan, termasuk membuat jejaring agar pasokan ikan kita dapat diserap untuk memenuhi kebutuhan di pasar lokal bahkan Jawa Barat," ujarnya.

Dadang menegaskan, untuk mewujudkan ketahanan pangan, sektor pertanian dan perikanan harus berkolaborasi dengan teknologi dan melibatkan petani milenial.

“Dengan perkembangan teknologi, saya optimistis Kabupaten Bandung dapat surplus pangan pada 2026," katanya.


Editor : Doni Ramdhani