Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Cisarongge Cihampelas KBB Berubah jadi Kolam dengan Diameter 3 Meter
Kondisi Jalan Cisarongge, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengalami kerusakan parah dikeluhkan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kondisi Jalan Cisarongge, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengalami kerusakan parah dikeluhkan masyarakat.
Pasalnya, kondisi jalan rusak di KBB tersebut tak hanya kerap memicu kecelakaan. Namun, Jalan Cisarongge juga kerap menjadi kubangan dan kolam-kolam dengan diameter 3 meter saat hujan turun.
"Kemarin pagi ada anak sekolah yang mengalami kecelakaan di sini. Kasihan padahal udah pakai seragam terus jatuh ke kubangan," ungkap Yanti (52) warga sekitar Jalan Cisarongge KBB saat melihat kejadian tersebut, Jumat 20 Januari 2023.
"Mungkin karena jalan rusaknya tergenang air jadi gak kelihatan kedalamannya," sambungnya.
Ia menyebut, kejadian kecelakaan kerap terjadi di lokasi tersebut akibat jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki pemerintah daerah.
"Yang kecelakaan sudah sering banget. Bahkan ada pengendara yang berantem karena kecipratan kubangan air," sebutnya.
Padahal, menurutnya, aduan terkait jalan rusak sudah diajukan berkali-kali untuk diperbaiki. Namun keluhan itu tak mendapat respons serius dari Pemda Bandung Barat.
"Justru jalan yang di berada di Desa Citapen yang malah dibenerin. Padahal ini satu jalur dengan status jalan yang sama. Apa karena di sana ada anggota DPRD jadi hanya sebelah sana saja yang diperbaiki?" imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RT setempat Heri Riswanto menyebut, kerusakan jalan ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Tak hanya itu, kerusakan jalan juga diperparah sejak dijadikan jalan alternatif saat pembangunan Jalan Raya Cihampelas-Cilangari yang dilakukan tahun lalu.
"Begitu jalan selesai, jalan di sini dibiarkan saja rusak. Selama jalan rusak warga secara swadaya gotong royong mengurug lubang jalan dengan barangkal," katanya.
Terpisah, Kepala Desa Mekarmukti Andriawan mengatakan, warga berkali-kali mengeluhkan jalan rusak ke pemerintah desa. Kendati demikian, pemerintah desa lagi-lagi tak memiliki wewenang untuk memperbaiki.
"Karena status jalannya memang jalan kabupaten. Dijanjikan tahun ini akan diperbaiki menggunakan dana aspirasi. Sekarang tengah proses diajukan untuk perbaikan," ucapnya.
Ia mengakui, kerusakan Jalan Cisarongge tersebut sudah dibiarkan bertahun-tahun. Bahkan, setiap tahunnya kerusakan bertambah parah.
Terlebih, sambung dia, saat digunakan menjadi jalan alternatif selama perbaikan jalan raya Cihampelas.
"Sejak kapan kerusakannya saya tidak tahu pasti, tapi selama tiga tahun saya menjabat belum pernah ada perbaikan," ujarnya.
"Penyebab jalan rusaknya puncaknya waktu jalan utama diperbaiki jalan tersebut jadi jalan utama sehingga membuat rusak," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani
