Tak Lupakan Bandung, Zalnando Sulap Valta Jadi Tempat Nongkrong
Meski saat ini menjalani masa peminjaman dari Persib ke Persita Tangerang, Zalnando tak benar-benar meninggalkan Bandung begitu saja.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Meski saat ini menjalani masa peminjaman dari Persib ke Persita Tangerang, Zalnando tak benar-benar meninggalkan Bandung begitu saja.
Pemain yang beroperasi sebagai bek kiri itu tetap menunjukan kecintaannya pada Bandung. Salah satunya dengan terus mengembangkan bisnis fashion miliknya yaitu Valta.
Terbaru, Zalnando menghadirkan konsep berbeda untuk Valta. Brand fashion tersebut kini menempati lokasi baru di Jalan Wangsareja Nomor 11, Kota Bandung, dengan mengusung konsep creative space atau ruang kolaborasi dalam satu tempat.
Tak sekadar toko pakaian, Valta kini menjadi ruang nongkrong ‘kekinian’. Pasalnya di lokasi yang sama, hadir pula lini bisnis lain seperti Good Things Coffee Roasters, yang menambah daya tarik tempat tersebut sebagai titik kumpul anak muda dan komunitas kreatif.
“Alhamdulillah toko barunya di sini tuh di Wangsareja terus sama Good Things Coffee juga. Jadi itu satu ekosistem lah untuk space ini, jadi lebih ke mengenalkan dan ramah tamah aja sih. Makan-makan, gitu-gitulah ke sesama yang sekitar sama ya relasi-relasi di Bandung juga gitu, lebih-lebih ke itu aja sih,” ujar Zalnando.
Pemain berusia 29 tahun ini menjelaskan kehadiran Valta di Wangsareja ini merupakan relokasi dari tempat sebelumnya. Kini, lanjutnya, seluruh aktivitas terpusat di satu lokasi.
“Sekarang sudah full di sini. Dulu kan masih kolektif karena masih awal merintis. Alhamdulillah sekarang bisa punya toko sendiri, kantor, gudang juga punya sendiri. Jadi ini sudah headquarternya Valta,” bebernya.
Zalnando mengaku sangat menyukai dunia fashion karena memberinya ruang untuk bereksplorasi secara kreatif. Bahkan menjadi wadah baginya untuk menyalurkan ide-ide yang tak bisa ia tuangkan di sepak bola.
“Kalau fashion itu sebenarnya sesuatu yang saya senangi di luar sepak bola. Itu hal yang kreatif, jadi saya bisa eksplor banyak di clothing untuk ide-ide kreatif saya,” tuturnya.
Melalui brand fashion miliknya, ia pun terus mencoba menghadirkan konsep dan gagasan baru. Bagi Zalnando, dunia fashion bukan sekadar bisnis, melainkan ruang untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan sisi kreatifnya.
“Kalau modelnya sendiri sih lebih ke arah utilitas sih, lebih ke utilitas outdoor lah. Kalau bilang outdoor juga terlalu hutan banget ya, tapi lebih ke utility gear lah, jadi outfit yang ngebantu orang untuk melakukan pekerjaannya lebih efektif aja. Jadi banyak hal yang, jadi dia memakai outfitnya si Valta tuh terbantu pekerjaan dia, aktivitas dia tuh kebantu,” kata Zalnando.***
Editor : JakaPermana
