Tanggapi Viralnya Warga Terobos Coran Basah di Jalan Cihideung-Ciwaruga, Ade Zakir: Biaya Mahal, Jangan Seenaknya

Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat angkat suara terkait viralnya seorang pengendara motor yang menerobos coran basah di ruas Jalan Cihideung - Ciwaruga yang baru dicor viral di media sosial.

Tanggapi Viralnya Warga Terobos Coran Basah di Jalan Cihideung-Ciwaruga, Ade Zakir: Biaya Mahal, Jangan Seenaknya
Pj Bupati Bandung Barat, Ade Zakir

INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat angkat suara terkait viralnya seorang pengendara motor yang menerobos coran basah di ruas Jalan Cihideung - Ciwaruga yang baru dicor viral di media sosial. Lokasinya berada di Kampung Panyairan Jompo, RT 03/02, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Selasa 2 Juli 2024 sekitar pukul 07.30 WIB.

Pj Bupati Bandung Barat, Ade Zakir menyayangkan kejadian serupa yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Bandung Barat. Padahal, masyarakat sendiri yang mengharapkan jalan-jalan yang ada di Bandung Barat bagus.

"Orang tuh ingin bagus layak tapi masih juga banyak (yang tidak patuh). Tidak hanya itu pernah juga kejadian di Lembang. Jadi tolong kepada masyarakat saya menghimbau ikuti lah, dukunglah kan jalan itu untuk kepentingan kita semua," kata Ade kepada wartawan.

Ade menjelaskan, setiap perbaikan jalan yang dilakukan mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar bersabar dan menaati peringatan apabila hendak melintas di kawasan jalan yang sedang ada perbaikan.

"Jangan karena terburu-buru bisa seenaknya melewati jalan yang sedang dalam perbaikan. Sebab, hal itu juga dilakukan untuk kepentingan bersama. Jika sudah diperbaiki akses dan mobilitas masyarakat juga akan mudah," jelasnya.

Lebih lanjut Ade menuturkan, dari hasil koordinasi dengan Kepala Dinas PUTR, secara teknis biaya untuk merehab jalan itu mahal, meski perbaikan yang dilakukan hanya sedikit.

"Jadi kepada masyarakat sabar sedikit. Terganggu sedikit harap maklum karena untuk kepentingan semua," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Desa Cigugur Girang, Priana mengatakan keluarga pengendara motor yang masih merupakan warga desa Cigugur Girang itu sudah datang menyampaikan permintaan maaf.

"Iya yang bersangkutan dengan keluarganya tadi siang datang ke kantor desa untuk meminta maaf," kata Priana saat saat dikonfirmasi belum lama ini.

Setelah aksi itu viral, terang Priana, keluarga pengendara motor langsung mendatangi kantor desa untuk menyelesaikan masalah. Menurutnya pihak keluarga juga sudah berkomunikasi dengan pelaksana proyek dan siap mengganti kerugian jika memang diperlukan.

"Keluarganya juga sudah ketemu sama pelaksana proyek, mereka siap bertanggungjawab kalau memang harus ada yang diganti atau dikeluarkan. Ya intinya tadi klarifikasi juga," katanya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pemotor yang nekat menerobos Jalan Cihideung - Ciwaruga yang baru dicor viral di media sosial. Lokasinya berada di Kampung Panyairan Jompo, RT 3/RW 2, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Selasa (2/7/2024) sekitar pukul 07.30 WIB.

Pria itu tetap menerobos meski mengetahui kalau coran jalan tersebut masih basah. Hingga akhirnya sepeda motor matic itupun terjebak.

Akibat aksi tak terpujinya, jalan yang masih dalam pengerjaan perbaikan itu kembali rusak.  Pemotor itu diketahui tinggal di Kampung Sindangpalay, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong.

Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB ruas Jalan Cihideung - Ciwaruga yang menghubungkan dengan Kota Bandung itu, dibeton  sepanjang 200 meter, dan hotmix 2,9 kilometer.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti