Tegas! Presiden Prabowo Siap Reshuffle Menteri yang Tak Seirama Demi Wujudkan Janji Kampanye dan Visi Astacita
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan adanya kabar bahwa beberapa menteri di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih kurang sejalan dalam melaksanakan tugas mereka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan adanya kabar bahwa beberapa Menteri di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih kurang sejalan dalam melaksanakan tugas mereka.
Meski begitu, Dasco mengaku belum mengetahui secara pasti siapa sosok menteri yang dimaksud.
"Nah memang saya ada dengar keluhan sedikit sedikit tentang masih ada yang kemudian kurang seirama. Nah apakah itu yang dimaksud, nanti kita akan lihat seperti apa demikian," ujar Dasco dikutip dari ANTARA.
Dasco menegaskan bahwa Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk menyejahterakan rakyat melalui penunaian janji kampanye dan implementasi visi Astacita.
Oleh karena itu, evaluasi terhadap kinerja menteri-menteri di Kabinet Merah Putih sepenuhnya berada di tangan Presiden.
"Menteri atau wamen sebelum diangkat jadi menteri itu membuat atau menandatangani pakta integritas di dalam pakta integritas itu tercantum beberapa pasal yang tentunya menjadi bahan evaluasi," tambah Dasco.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas memperingatkan para menteri dan kepala lembaga pemerintah bahwa mereka bisa saja diganti (Reshuffle) jika tidak bekerja dengan benar.
"Rakyat menuntut pemerintah yang bersih dan benar, yang bekerja dengan benar. Jadi, saya ingin tegakkan itu,” kata Presiden Prabowo.
“Kepentingan hanya untuk bangsa, rakyat, tidak ada kepentingan lain, yang tidak mau bekerja benar-benar untuk rakyat ya saya akan singkirkan,” imbuhnya.
Dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-102 NU, Rabu malam, Presiden kembali menekankan sikap tegasnya terhadap pejabat negara yang tidak serius menjalankan tugas.
“Kami tidak akan ragu-ragu bertindak. 100 hari pertama ya. Saya sudah beri istilahnya peringatan berkali-kali. Sekarang, siapa yang bandel,” tegas Prabowo.
“Siapa yang dableg, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat, pemerintah yang bersih, itu saya akan tindak!” tandasnya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan
