Tegaskan Anggaran Kota Bogor 2026 Terbatas, Dedie A Rachim: Jangan Dikorupsi!

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menekankan jajarannya ke depan tugas yang dihadapi akan semakin berat dan harapan masyarakat selalu tinggi. Untuk itu, anggaran yang terbatas itu diharapkan bisa dimanfaatkan tanpa ada tindak penggelapan, penyimpangan, penyelewengan, atau pun korupsi.

Tegaskan Anggaran Kota Bogor 2026 Terbatas, Dedie A Rachim: Jangan Dikorupsi!
DedieA Rachim menjelaskan, seluruh perangkat daerah dan aparatur wilayah harus ikut terlibat dalam memperbaiki lingkungan, memperbaiki akses jalan dan transportasi, menata dan mengelola PKL yang melanggar serta menggali juga memaksimalkan potensi yang dimiliki Kota Bogor.(istimewa)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menekankan jajarannya ke depan tugas yang dihadapi akan semakin berat dan harapan masyarakat selalu tinggi. Untuk itu, anggaran yang terbatas itu diharapkan bisa dimanfaatkan tanpa ada tindak penggelapan, penyimpangan, penyelewengan, atau pun korupsi.

"Beberapa arahan tersebut disampaikan semata untuk mengubah Kota Bogor menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2026 sudah saya serahkan," kata Dedie A Rachim, Minggu 4 Januari 2025.

DedieA Rachim menjelaskan, seluruh perangkat daerah dan aparatur wilayah harus ikut terlibat dalam memperbaiki lingkungan, memperbaiki akses jalan dan transportasi, menata dan mengelola PKL yang melanggar serta menggali juga memaksimalkan potensi yang dimiliki Kota Bogor.

"Kepada pimpinan perangkat daerah, saya meminta untuk membenahi organisasi masing-masing agar roda organisasi ke depan berjalan dengan baik sehingga mendukung kondusivitas daerah," jelasnya.

Dedie menegaskan, pengendalian, monitoring dan ketegasan dalam mengambil tindakan harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Ia juga mengingatkan bahwa perencanaan-perencanaan besar membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. 

"Karena itu, mengawali tahun baru 2026 saya mengajak jajaran Pemkot Bogor untuk bekerja semaksimal mungkin dengan berintegritas, transparan, dan akuntabel," tegasnya.

Dedie menambahkan, agar tidak ada lagi oknum-oknum yang mempersulit proses perizinan maupun bidang lainnya. 

"Jangan ada lagi oknum-oknum yang mempersulit proses perizinan maupun bidang lainnya," tambahnya.


Editor : Doni Ramdhani