Tegaskan Pemerintah Tidak Anti Kritik, Prabowo: Tidak Ada Masalah Kalau Kita Benar
Presiden Prabowo Subianto tegaskan bahwa pemerintah tidak anti keritik namun mereka tidak menerima fitnah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Presiden Prabowo kembali mengingatkan masyarakat bahwa pemerintah terbuka terhadap kritikan yang dilontarkan rakyatnya.
Meski demikian, Presiden Prabowo kembali memgingatkan bahwa kritik dan fitnah itu berbeda.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak anti kritik dan memandang kritik sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
Namun, Prabowo mengingatkan agar kritik yang disampaikan tidak berubah menjadi fitnah maupun caci maki yang justru merusak semangat membangun bangsa.
"Kita negara demokrasi. Kita tidak anti kritik. Kritik itu menyelamatkan. Tapi ada beda kritik dan caci maki. Kritik dengan fitnah itu beda," tutur Prabowo.
Menurut Prabowo, pemerintah memahami bahwa kritik memiliki fungsi untuk mengoreksi jalannya pemerintahan.
Maka dari itu, kritik yang disampaikan secara objektif dan konstruktif merupakan hal yang diperlukan dalam sistem demokrasi.
Presiden Prabowo juga menegaskan pemerintah tidak akan goyah menghadapi berbagai kritik maupun serangan selama tetap bekerja di jalur yang benar dan mengutamakan kepentingan rakyat.
“Tapi enggak ada masalah. Tidak ada masalah. Kalau kita benar, kalau kita berada di jalan yang benar, kita terus akan kuat,” katanya.
Presiden juga menyinggung adanya berbagai narasi yang menurutnya berupaya melemahkan kepercayaan publik terhadap kondisi Indonesia.***
Editor : Irma Nurfajri

