Ternyata HYBE jadi Perusahaan Misterius yang Beri Investasi Rp379 M pada Firma Hukum Johnny Depp

HYBE ketahuan telah menjadi perusahaan misterius yang melakukan investasi besar Rp379 M pada firma hukum Johnny Depp, TAG PR.

Ternyata HYBE jadi Perusahaan Misterius yang Beri Investasi Rp379 M pada Firma Hukum Johnny Depp
HYBE berinvestasi ke firma hukum Johnny Depp.

INILAHKORAN, Bandung - Netizen Korea dan komunitas daring global, baru-baru ini dihebohkan setelah terungkapnya laporan yang menyebutkan bahwa HYBE menghabiskan dana besar.

HYBE mengeluarkan dana sebesar $25 juta USD (Rp379 M) untuk mengakuisisi 51% saham di sebuah perusahaan misterius pada 1 Agustus 2024.

Minimnya informasi awal seputar akuisisi tersebut memicu spekulasi luas tentang rencana masa depan HYBE.

Laporan lanjutan segera mengidentifikasi perusahaan yang diakuisisi sebagai The Agency Group PR LLC (TAG PR), sebuah agensi hubungan masyarakat yang berpusat di AS dan berkantor pusat di Santa Monica.

TAG PR kini telah menjadi anak perusahaan resmi di bawah HYBE America, dengan tujuan "memperkuat sumber daya hubungan masyarakat HYBE America," menurut juru bicara HYBE. 

Namun, akuisisi tersebut telah memicu kekhawatiran di kalangan penggemar K-Pop karena sejarah TAG PR yang kontroversial. 

Melissa Nathan, salah satu dari dua manajer TAG PR dan Presidennya, mewakili Johnny Depp selama persidangan pencemaran nama baik yang terkenal pada tahun 2022 terhadap Amber Heard. 

Kasus yang dipublikasikan secara luas tersebut mengakibatkan Johnny Depp memenangkan ganti rugi sebesar $15 juta USD (Rp227 M), meskipun hal itu memecah opini publik dan menyebabkan tuduhan bahwa tim humas Johnny Depp sengaja mencoreng citra Amber Heard.

Daftar klien Nathan juga mencakup tokoh kontroversial lainnya, seperti Drake dan YouTuber Logan Paul, yang semakin meningkatkan kekhawatiran.

Para penggemar menggunakan forum daring untuk mengungkapkan kekhawatiran mereka, melihat akuisisi TAG PR oleh HYBE sebagai kaitan yang meresahkan dengan keterlibatan Nathan di masa lalu dalam kasus-kasus kontroversial.

Langkah tersebut telah menambah daftar kontroversi terkait HYBE yang terus bertambah, termasuk perselisihan yang melibatkan para eksekutif puncak seperti Scooter Braun dan Min Hee Jin, serta krisis kesehatan yang memengaruhi para idola di bawah manajemen perusahaan.

Seiring HYBE melebarkan sayap ke sektor baru, penggemar dan pelaku industri sama-sama ingin melihat bagaimana akuisisi ini akan membentuk masa depan perusahaan.

Sementara spekulasi terus berlanjut, langkah HYBE selanjutnya diawasi dengan ketat, dengan banyak yang penasaran tentang peran yang akan dimainkan TAG PR dalam strategi ekspansi globalnya.***


Editor : Irma Nurfajri