Timbulkan Kekhawatiran, Polisi Selidiki Pencuri 500 Gelang Tiket Konser BTS di Goyang
Polisi saat ini masih menyelidiki insiden pencurian 500 gelang tiket konser BTS di Goyang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, tur dunia 'ARIRANG' BTS di Goyang diwarnai dengan insiden pencurian 500 gelang tiket konser.
Menurut pihak berwenang, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 KST pada tanggal 11 April 2026, di sebuah loket tiket yang terletak di dalam stadion tambahan Kompleks Olahraga Goyang di Ilsanseo-gu, Goyang, Seoul, Korea Selatan.
Seorang pria tak dikenal dilaporkan mencuri sekitar 500 gelang yang diperuntukkan untuk masuk konser dan melarikan diri dari tempat kejadian.
Gelang-gelang ini diberikan kepada para pengunjung yang telah menyelesaikan verifikasi awal dan harus dikenakan untuk mendapatkan akses masuk ke tempat acara.
Pihak berwenang telah mengamankan rekaman CCTV dari lokasi kejadian dan saat ini sedang melacak pergerakan tersangka berdasarkan deskripsi yang terekam.
Upaya pencarian masih berlangsung, dengan fokus pada rute dan area terdekat yang mungkin digunakan tersangka untuk melarikan diri.
Terlepas dari skala pencurian yang terjadi, penyelenggara acara telah mengklarifikasi bahwa gelang tangan yang dicuri saja tidak dapat menjamin akses ke konser.
Proses masuk mencakup beberapa lapisan verifikasi, seperti pengecekan kode QR seluler, konfirmasi identitas, dan pemeriksaan gelang tangan oleh staf di lokasi.
Selain itu, gelang tangan terbuat dari bahan khusus yang sulit digunakan kembali jika rusak, dan pemeriksaan acak terus dilakukan bahkan setelah masuk.
Namun, muncul spekulasi bahwa pencurian tersebut mungkin terkait dengan operasi calo tiket ilegal.
Pada acara BTS sebelumnya yang diadakan di Gwanghwamun pada bulan Maret, para calo tertangkap basah mencoba masuk tanpa izin dengan memasang kembali gelang yang rusak atau menemani pembeli masuk ke tempat acara.
Oleh karena itu, pihak berwenang mempertimbangkan kemungkinan bahwa gelang yang dicuri dapat digunakan untuk kegiatan ilegal serupa.
Polisi kini bekerja sama erat dengan penyelenggara acara untuk mencegah penyalahgunaan barang curian dan memperkuat langkah-langkah keamanan di lokasi.***
Editor : Irma Nurfajri
