Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Sosok mendiang Alfred Riedl Kembali Dikenang

Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai ASEAN Cup 2026 membuat sosok mendiang Alfred Riedl kembali dikenang.

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Sosok mendiang Alfred Riedl Kembali Dikenang
Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Sosok mendiang Alfred Riedl Kembali Dikenang Fans

INILAHKORAN.ID - Keberhasilan Timnas Indonesia meraih gelar juara ASEAN Cup 2026 disambut tangis haru oleh masyarakat pencinta sepak bola Tanah Air. 

Namun, di tengah perayaan gelar juara tingkat Asia Tenggara ini, publik sepak bola nasional juga kembali mengenang sosok penting di balik era kebangkitan Garuda: mendiang pelatih Alfred Riedl.  

​Sejumlah unggahan di media sosial, termasuk dari mantan penyerang Timnas Indonesia, Cristian Gonzales, kembali mengenang kerja keras sang pelatih asal Austria tersebut.  

​Melalui akun Instagram miliknya, pria yang akrab disapa El Loco itu membagikan potret kenangannya bersama Alfred Riedl saat berjuang bersama di Piala AFF 2010.  

​"Setelah 16 tahun, coach, akhirnya terwujudkan," tulis Cristian Gonzales dalam unggahannya. "Almarhum Coach Alfred Riedl, pelatih yang sangat tegas dan disiplin. Semoga beliau bisa melihat semalam akhirnya Timnas Senior angkat piala. Always remembered, Coach," lanjutnya.  

​Menunggu 16 Tahun Sejak Momen Emosional 2010

​Sorotan publik yang mengaitkan gelar juara ini dengan Alfred Riedl bukanlah tanpa alasan. Riedl pertama kali menangani Timnas Indonesia pada edisi Piala AFF 2010. Saat itu, ia berhasil membangkitkan gairah sepak bola nasional lewat permainan disiplin dan pantang menyerah yang membawa Garuda melaju hingga partai puncak.  

​Sayangnya, dalam laga final edisi 2010 tersebut, langkah Indonesia harus terhenti di tangan Malaysia. Momen tersebut meninggalkan luka mendalam dan kenangan emosional bagi para pemain maupun pendukung Timnas Indonesia.  

​Tak sedikit pencinta sepak bola Tanah Air yang mengekspresikan rasa harunya di media sosial setelah penantian panjang selama 16 tahun sejak edisi 2010 akhirnya terbayar tuntas.

Banyak yang menilai fondasi kedisiplinan dan rasa percaya diri tim nasional yang ditanamkan mendiang Riedl turut membentuk karakter perjuangan Timnas Indonesia hingga akhirnya mampu keluar sebagai juara.  

​Warisan Kedisiplinan untuk Sepak Bola Indonesia

​Alfred Riedl tercatat pernah menangani Timnas Indonesia dalam tiga periode berbeda (2010–2011, 2013–2014, dan 2016) dan dua kali membawa Indonesia menjadi runner-up di Piala AFF (2010 dan 2016). Mendiang menghembuskan napas terakhirnya pada September 2020 di usia 70 tahun.  

​Meski sang juru taktik telah berpulang, jasa dan komitmennya untuk membawa Timnas Indonesia berprestasi tetap membekas kuat di hati para penikmat sepak bola nasional.


Editor : Firda Rachmawati