Tirta Pakuan Mulai Bangun TC Untuk Tingkatkan SDM "Tukang Ledeng"
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melakukan peletakan batu pertama pembangunan Training Center (TC) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di Jalan Raya Tajur No. 31, Kecamatan Bogor Timur pada Rabu 6 Desember 2023 siang. TC pertama untuk para 'tukang ledeng' ini, menjadi yang pertama di wilayah Jawa Barat dan diharapkan bisa menimbulkan multi efek player untuk hotel dan UMKM Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melakukan peletakan batu pertama pembangunan Training Center (TC) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di Jalan Raya Tajur No. 31, Kecamatan Bogor Timur pada Rabu 6 Desember 2023 siang. TC pertama untuk para 'tukang ledeng' ini, menjadi yang pertama di wilayah Jawa Barat dan diharapkan bisa menimbulkan multi efek player untuk hotel dan UMKM Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menuturkan, TC Tirta Pakuan ini di Jawa Barat menjadi yang pertama, tentunya akan menjadi pusat pelatihan bagi tukang ledeng SeIndonesia. Karena pelayanan air minum merupakan pelayanan viral dan baku.
"Kedepan nanti air semakin sulit dan tantangan tukang ledeng semakin besar, titip TC ini untuk diajarkan pada masyarakat untuk kebersihan sungai. Saya sedih, saat hujan besar air mengalir kecil, ternyata saat hujan kekeruhan tinggi dan itu menjadi tantangan tersendiri," ungkap Dedie.
Dedie melanjutkan, dirinya ingin berkolaborasi dengan Kabupaten Bogor dan Sukabumi, untuk menjaga aliran Cisadane. Jadi ini masyarakat daerah-daerah itu memakai air baku Cisadane, dirinya berharap juga akan dibuat pengelolaan Ipal juga.
"Mudah-mudahan dimulainya pembangunan TC Kota Bogor berjalan lancar, karena mungkin di Jawa Barat baru Tirta Pakuan Kota Bogor yang akan memiliki TC. Nah TC di kota Bogor ini sangat di perlukan, selain untuk meningkatkan kompetensi, potensi dan juga kapabilitas dari pegawai PDAM, TC ini bisa di manfaatkan oleh PDAM seluruh Indonesia ya," tutur Dedie.
"Karena Tirta Pakuan Kota Bogor merupakan salah satu PDAM terbaik di Indonesia dengan kinerja yang cukup baik dan penghargaan yang cukup banyak. Dengan modal itu lah TC ini dibangun, harapannya agar menjadi pusat pelatihan bagi tukang ledeng meningkatkan kompetensi serta potensi bagi tukang ledeng SeIndonesia. Kami insya Allah memiliki standar kualitas yang tinggi dan kalau daerah lain mau belajar silakan datang ke Kota Bogor," tambah Dedie.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan memaparkan, pihaknya membangun TC ini karena terilhami perintah dari Ketua umum Perpamsi Lalu A Zaini yaitu harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. Akhirnya terbersitlah untuk membangun TC, pihaknya kemudian menyusun rencana.
"Untuk membangun juga harus yang berkualitas dan memberikan sesuatu yang baru. Kami tidak akan masuk ke manajemen tapi lebih ke operator. Jadi tempat ini tempat praktek dan juga di tempat-tempat WTP atau tempat jaringan yang kami miliki," ungkap Rino.
"Mudahan-mudahan dengan semua, kami dapat membangun dengan mempersiapkan model-model teknologi baru. Mudah-mudahan apa yang kami rencanakan, atas dukungan semuanya bisa terlaksana dengan baik. Jadi ini mini lab nya untuk tukang ledeng seluruh Indonesia," tegas Rino.
Ditempat yang sama, Ketua umum Perpamsi Lalu A Zaini memaparkan, ada beberapa training center di Indonesia yang saat ini sudah berjalan, kemudian ditambah dengan 3 training center yang tengah dibangun. Itu dilakukan guna meningkatkan SDM, sehingga membuat training center lagi di Sumatera, Surabaya, Jawa Barat dan rencana nanti ada juga di Indonesia Timur.
"Karena PDAM yang memenuhi standar kompetensi 10 persen saja. Kami mengapresiasi Dirut Tirta Pakuan yang menginisiasi TC ini, karena bisa jadi sumber pendapatan masa depan adanya TC ini. Bisa juga menimbulkan multi efek player dengan adanya TC, bisa bergerak UMKM disini, karena minimal 30 orang berkunjung ke Kota Bogor. Teknologi air minum akan makin tinggi sehingga disini bisa mengupdate pengetahuan," terangnya.
Ia melanjutkan, diharapkan kedepan bisa berkolaborasi dengan pengurus pusat, agar betul-betul ada setiap Minggu di tempat ini. Mudah-mudahan nanti akan diikuti beberapa daerah di Indonesia, seperti yang di Kalimantan di Samarinda.
"Sekali lagi saya mengapresiasi setinggi-tingginya, ini amal jariah kami guna peningkatan kompetensi insan-insan air minum di Indonesia," pungkasnya.*** (Rizki Mauludi)
Editor : JakaPermana
