Viral Curhat Adam Alis: Sempat Berat ke Persib, Kini Cetak Dua Gol ke Gawang Persija

Curhatan lama Adam Alis viral lagi usai dirinya dua kali bobol gawang Persija.

Viral Curhat Adam Alis: Sempat Berat ke Persib, Kini Cetak Dua Gol ke Gawang Persija
Viral Curhat Adam Alis: Sempat Berat ke Persib, Kini Cetak Dua Gol ke Gawang Persija

INILAHKORAN.ID - Setelah tampil gemilang dengan menyumbang dua gol dalam kemenangan dramatis persib Bandung atas Persija Jakarta kemarin 10 Mei 2026, pernyataan lama Adam Alis mengenai dilema kepindahannya kini kembali viral.

​Pemain kelahiran Jakarta ini mengakui bahwa membela Persib bukanlah perkara mudah bagi seorang putra daerah Jakarta. 

Namun, profesionalisme dan petunjuk spiritual melalui salat Istikharah menjadi kunci di balik keputusannya yang kini berbuah manis bagi publik Jawa Barat.

​"Lahir di Jakarta, Impian Main di Persija"

​Dalam potongan pernyataan yang kembali mencuat, Adam Alis secara jujur mengungkapkan beban mental yang sempat ia rasakan. 

Sebagai pemain yang tumbuh besar di ibu kota, Persija Jakarta adalah impian masa kecilnya.

​"Jujur aja ya, sebagai orang Jakarta main di Persib kayak berat. Saya lahir di Jakarta, impian saya dulu main di Persija, terus dapat tawaran dari Persib gimana gitu," ungkap Adam Alis.

​Sentimen rivalitas yang tinggi antara kedua klub memang membuat kepindahan pemain di antara kedua kubu selalu menjadi sorotan tajam bagi suporter.

​Jalur Istikharah dan Kontrak Tiga Musim

​Keputusan Adam Alis untuk berlabuh ke Kota Kembang ternyata diambil setelah melalui proses pertimbangan yang matang. 

Saat masa depannya di Borneo FC tidak berlanjut, ia memilih berserah diri untuk menentukan langkah kariernya.

​"Di sisi lain Borneo juga enggak mau perpanjang ini, saya langsung Istikharah. Namanya sepak bola, kita profesional bekerja untuk keluarga," jelasnya.

​Keyakinannya semakin mantap setelah manajemen Persib menyodorkan kontrak jangka panjang. 

"Di sini (Persib) kontrak tiga musim, ya udah saya ngomong ke manajer udah ambil," lanjut pemain yang kini menjadi andalan di lini tengah Maung Bandung tersebut.


Editor : Firda Rachmawati