Warga Pati Geger! Mayat Ditemukan di Rumah Penuh Sampah, Ternyata Pria Asal Bandung
Penemuan tersebut viral di media sosial setelah video petugas berupaya mengevakuasi jasad dari kamar yang sesak oleh sampah beredar luas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, digemparkan dengan penemuan mayat di sebuah rumah yang dipenuhi tumpukan sampah. Penemuan tersebut viral di media sosial setelah video petugas berupaya mengevakuasi jasad dari kamar yang sesak oleh sampah beredar luas.
Kapolsek Margorejo, AKP Dwi Kristiasan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, penemuan mayat pria itu terjadi pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.
“Korban diketahui bernama Yofi Lefiandri, warga asal Bandung yang tinggal seorang diri di rumah itu. Awalnya, tetangga mencium bau menyengat dari arah rumah korban dan curiga karena sudah lima hari tidak melihat korban keluar rumah,” jelas Dwi, Minggu (26/10/2025).
Kecurigaan tersebut mendorong warga melapor ke perangkat desa. Petugas kemudian datang ke lokasi dan menemukan pintu rumah terkunci dari dalam. Setelah dibuka bersama tim gabungan, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar dengan kondisi banyak sampah berserakan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi duduk di lantai kamar. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
“Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Margorejo, kemungkinan korban meninggal akibat serangan jantung (cardiac arrest),” ujar Dwi.
Ia menambahkan, korban dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, korban biasanya memesan makanan dan barang melalui layanan daring seperti Grab. Hal itu menyebabkan warga tidak menyadari jika korban sudah meninggal dunia selama beberapa hari.
AKP Dwi juga menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap menjaga hubungan sosial dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Sikap saling memperhatikan bisa membantu mencegah peristiwa serupa,” tutupnya.
Editor : Firda Rachmawati
