Warga Teluk Sampit Meregang Nyawa Diterkam Buaya, Begini Kronologisnya....

Badaruzaman, pria Teluk Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ini, diterkam buaya. Begini kronologis upaya pencariannya.

Warga Teluk Sampit Meregang Nyawa Diterkam Buaya, Begini Kronologisnya....

INILAHKORAN, Sampit – Badaruzaman, pria Teluk Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ini, diterkam buaya. Begini kronologis upaya pencariannya.

Jenazah korban Badaruzaman ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB di seberang Sungai Parebok, Teluk Sampit, Kotawaringin Timur, berjarak sekitar 25 meter dari lokasi kejadian, di bawah pohon pisang.

Sebelum ditemukan, segala daya upaya pencarian terhadap korban Badaruzaman dilakukan berbagai pihak. Langkah itu terjadi setelah warga mengetahui Badaruzaman diterkam buaya.

Diduga saat mandi, Badaruzaman tidak menyadari kemunculan buaya yang berukuran besar tersebut. Satwa itu langsung menerkam tubuh korban dan membawanya ke dalam sungai.

Kejadian ini kemudian terdengar warga. Kakak korban yakni Badarudin yang mencari korban dengan tongkat bambu, sempat menemukan buaya dengan posisi tubuh korban di mulut buaya.

Kakak korban menangkap kaki korban namun terlepas. Buaya besar itu menarik tangan korban dan kemudian membawanya kembali ke dalam sungai.

Warga kemudian meminta bantuan sejumlah pihak terkait seperti BKSDA, BPBD, SAR, Polsek dan TNI AL. Pencarian pun dilakukan dengan menyisir sungai kecil tersebut menggunakan perahu maupun di sepanjang bantaran sungai.

BPBD Kotawaringin Timur yang menerima laporan tersebut menurunkan Tim Reaksi Cepat dari Sampit menempuh jarak sekitar 56 kilometer menuju Parebok dan bergabung bersama warga serta tim lainnya.

Sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah Badaruzaman ditemukan di bawah pohon pisang dengan luka di beberapa bagian tubuh. Jenazah korban kemudian dibersihkan dan dibawa ke rumah duka. (*)


Editor : Zulfirman