10 Hari Pasca Ledakan, 10 Siswa SMAN 72 Jakarta Masih Jalani Perawatan
Sebanyak 10 siswa masih menjalani perawatan di rumah sakit pasca tragedi ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Polda Metro Jaya melaporkan bahwa sebanyak sepuluh korban ledakan di lingkungan SMAN 72 Jakarta masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, pada Senin (17/11).
“Info terakhir, masih ada 10 orang yang dirawat inap di rumah sakit,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, lima korban dirawat di RS Islam Jakarta, tiga di RS YARSI, satu di RSCM, dan satu lagi di RS Polri. Sementara itu, anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) yang sebelumnya dirawat di ICU RS Polri kini telah dipindahkan ke ruang perawatan biasa.
Dalam perkembangan penyidikan, Budi Hermanto menjelaskan bahwa polisi telah memeriksa puluhan saksi anak terkait ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11).
Hingga Kamis (13/11), total 46 saksi anak telah dimintai keterangan, meski 10 di antaranya tidak dapat hadir.
Proses pemeriksaan dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi DKI Jakarta di wilayah Jakarta Timur. Selain itu, Polda Metro Jaya juga memperbarui data korban, di mana 20 orang masih menjalani rawat inap.
“Satu korban berinisial L dirujuk ke RSCM untuk tindakan operasi dan perawatan lebih intensif,” kata Budi.
Editor : Firda Rachmawati
