43 Ribu Tiket KA Jarak Jauh dari Daop 2 Bandung Ludes Terjual Jelang Libur Imlek 2026

Sebanyak 43.944 pelanggan tercatat telah mengantongi tiket Kereta Api (KA) Jarak Jauh yang berangkat dari wilayah KAI Daop 2 Bandung selama periode liburan

43 Ribu Tiket KA Jarak Jauh dari Daop 2 Bandung Ludes Terjual Jelang Libur Imlek 2026
Sebanyak 43.944 pelanggan tercatat telah mengantongi tiket Kereta Api (KA) Jarak Jauh yang berangkat dari wilayah KAI Daop 2 Bandung selama periode liburan

INILAHKORAN.ID - Sebanyak 43.944 pelanggan tercatat telah mengantongi tiket kereta api (KA) Jarak Jauh yang berangkat dari wilayah KAI Daop 2 Bandung selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.

Data per Jumat, 13 Februari 2026, menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api untuk bepergian saat libur panjang. Dari total 67.510 tempat duduk yang disediakan untuk periode lima hari, mulai Jumat hingga Selasa, sebanyak 43.944 tiket telah terjual.

Artinya, tingkat okupansi sementara mencapai 65,1 persen dan diperkirakan masih akan terus bertambah seiring penjualan yang masih berlangsung.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pihaknya mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama selama libur panjang Imlek.

"Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai sarana transportasi pada libur panjang Imlek tahun ini. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi keamanan dan kenyamanan seluruh pelanggan," ujar Kuswardojo dalam keterangannya.

Ia menyebut momentum libur panjang Imlek menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, baik untuk keperluan wisata, silaturahmi keluarga, maupun kegiatan lainnya. Peningkatan jumlah pelanggan ini dinilai sebagai cerminan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Seiring meningkatnya volume perjalanan, KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau pelanggan untuk memperhatikan keamanan barang bawaan masing-masing. Penumpang diminta tidak lengah, selalu mengawasi barang pribadi, serta tidak membawa barang berlebihan yang dapat mengganggu kenyamanan selama perjalanan.

Selain itu, pelanggan juga diingatkan untuk tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, baik di area stasiun maupun di dalam kereta. Jika menemukan barang tertinggal atau mencurigakan, pelanggan diminta segera melapor kepada petugas.

KAI Daop 2 Bandung memastikan terus melakukan pemantauan terhadap okupansi dan arus perjalanan selama masa libur panjang ini. Koordinasi dengan berbagai pihak juga dilakukan guna memastikan operasional kereta api berjalan optimal dan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama periode Imlek 2026.***


Editor : JakaPermana