Libur Panjang, Volume Kendaraan ke Objek Wisata Lembang Meningkat
Lonjakan kendaraan naik nignifikan di kawasan wisata Lembang KBB imbas dar akumulasi libur panjang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Gelombang kedatangan wisatawan membludak ke kawasan wisata Lembang dan Cisarua terjadi pada Minggu (31/5/2026), seiring berlangsungnya rangkaian libur panjang yang menggabungkan perayaan Iduladha, Hari Raya Waisak, hingga peringatan Hari Lahir Pancasila.
Lonjakan kendaraan ini memicu kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, mulai dari Jalan Kolonel Masturi, Jalan Raya Lembang, hingga jalur menuju Kawah Tangkubanparahu, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kasat lalu lintas Polres Cimahi, AKP Aviandre Maliki membenarkan adanya peningkatan volume kendaraan yang sangat terasa dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, kepadatan tidak hanya terjadi satu arah, namun aliran kendaraan dari arah kawasan wisata turun menuju kota justru tercatat jauh lebih padat dan memakan waktu tempuh lebih lama.
"Terjadinya peningkatan volume kendaraan cukup signifikan itu kemarin hari Minggu. Arus dari Lembang ke Bandung ada kepadatan, tapi yang jauh lebih padat justru arah dari atas ke bawah atau dari kawasan wisata menuju kota," jelas Aviandre, Senin (1/6/2026).
Mengantisipasi kemacetan yang berpotensi panjang dan kemungkinan insiden di jalan raya, pihak kepolisian mengerahkan 80 personel dari Satuan lalu lintas Polres Cimahi untuk melakukan pengamanan, pengaturan, serta penguraian kepadatan.
Aviandre menjelaskan, penempatan petugas tidak hanya bersifat tetap di titik persimpangan, namun juga disiapkan tim bergerak atau mobile untuk mengatasi kemacetan yang muncul secara tiba-tiba di ruas-ruas jalan yang sulit diprediksi.
"Kami libatkan sekitar 80 personel. Mereka kami sebar di titik rawan dan ada juga petugas dinamis yang bergerak. Tujuannya agar setiap titik yang padat segera ada penanganan dan kendaraan tetap bisa bergerak, meski pelan," jelasnya.
Di tengah tingginya mobilitas kendaraan, tercatat satu kejadian tidak diharapkan berupa kecelakaan lalu lintas. Insiden tersebut melibatkan sebuah bus pariwisata yang terperosok ke dalam saluran air di wilayah Parongpong, KBB.
Segera setelah kejadian, tim kepolisian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan arus lalu lintas kembali normal.
"Personil sudah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan olah TKP guna kelancaran arus jalan," katanya.
Aviandre mengakui, kepadatan kendaraan sebenarnya sudah mulai terasa sejak awal rangkaian libur panjang, terutama saat puncak perayaan Hari Raya Waisak. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada pukul 16.30 WIB, kemacetan meluas hingga ke berbagai titik destinasi populer.
"Di antaranya Jalan Kolonel Masturi wilayah Cisarua dan akses masuk Lembang Park & Zoo, kawasan Terminal Wisata Grafika Cikole, hingga gerbang masuk kawasan wisata Tangkubanparahu," sebutnya.
Dari arah Kota Bandung, antrean kendaraan panjang terpantau di sepanjang Jalan Dr Setiabudhi menuju Lembang, yang berujung padat di area Farmhouse Lembang.
"Simpul kemacetan juga tak terelakkan di sekitar Tugu Kota Lembang, serta persimpangan strategis Jalan Raya Lembang yang menyambung ke kawasan Panorama dan Maribaya," ucapnya.
Editor : Ahmad Sayuti

