5 Fakta Kebakaran di Tegallega Bogor, Balita 16 Bulan Jadi Korban

Berikut fakta - fakta ledakan tabung gas 3 kilogram yang menyebabkan balita meninggal dunia

5 Fakta Kebakaran di Tegallega Bogor, Balita 16 Bulan Jadi Korban
5 Fakta Kebakaran di Tegallega Bogor, Balita 16 Bulan Jadi Korban

INILAHKORAN.ID - Kebakaran hebat melanda tiga rumah kontrakan di kawasan Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Kamis 5 Maret 2026 malam.

Insiden yang diduga dipicu ledakan tabung gas 3 kilogram ini menyebabkan satu balita meninggal dunia dan dua orang mengalami luka bakar serius.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Babakan Sirna RT 03/RW 09 dan sempat membuat panik warga sekitar. Api dengan cepat membesar setelah terdengar suara ledakan dari dapur salah satu rumah kontrakan.

Berikut lima fakta penting terkait kebakaran tersebut.

1. Kebakaran Diduga Dipicu Ledakan Gas 3 Kilogram
Kebakaran bermula saat seorang penghuni rumah bernama Ratna sedang memasak di dapur. Tak lama kemudian, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas 3 kilogram.

Menurut Kapolsek Bogor Tengah Waluyo, setelah ledakan tersebut muncul kobaran api yang langsung membakar bagian atap rumah dan menyebar dengan cepat.

Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

2. Tiga Rumah Kontrakan Terdampak Kebakaran
Api yang berasal dari dapur rumah kontrakan tersebut kemudian merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Akibatnya, tiga rumah kontrakan terdampak kebakaran.

Menurut Lurah Tegallega Hardi Suhardiman, kobaran api semakin membesar setelah ledakan terjadi saat warga tengah melaksanakan salat tarawih.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjinakkan api setelah enam unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi kejadian.

3. Balita 16 Bulan Meninggal Dunia
Insiden tragis ini menyebabkan seorang balita berusia sekitar 16 bulan meninggal dunia. Balita tersebut diketahui sempat tertinggal di dalam rumah saat kebakaran terjadi.

Petugas kemudian mengevakuasi korban dari dalam rumah setelah api berhasil dikendalikan.

Sementara itu, dua korban lainnya berhasil keluar dari rumah meski mengalami luka bakar serius.

4. Dua Korban Mengalami Luka Bakar Parah
Ratna bersama anaknya yang berinisial SM berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api, namun keduanya mengalami luka bakar cukup parah.

Keduanya kemudian langsung dilarikan ke RS PMI Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan pihak kelurahan, kedua korban mengalami luka bakar hingga sekitar 68 persen.

5. Kejadian Kedua dalam Sepekan Diduga Terkait Gas Bocor
Kebakaran ini menjadi insiden kedua di Kota Bogor dalam sepekan yang diduga berkaitan dengan kebocoran gas 3 kilogram.

Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di sebuah warung soto mie di kawasan Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa (3/3/2026).

Dalam peristiwa tersebut, pemilik warung bernama Wawan mengalami luka bakar pada bagian tangan.


Editor : Firda Rachmawati