540 Siswa dari Empat Daerah Belajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon
Sebanyak 540 siswa dari Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Kota Cirebon belajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon yang didukung 107 tenaga pendidik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Sebanyak 540 siswa dari empat daerah di wilayah Cirebon Raya mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon. Dari jumlah tersebut, 270 siswa merupakan warga Kabupaten Cirebon, sedangkan 270 siswa lainnya berasal dari Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, dan Kota Cirebon.
Data tersebut disampaikan Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman atau yang akrab disapa Jigus, saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat, Minggu (17/10/2026).
Menurut Jigus, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan agar dapat melanjutkan sekolah.
Selain menampung ratusan siswa dari berbagai daerah, Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon juga didukung 107 tenaga pengajar dan pendidik untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
“Ternyata siswanya dari Kabupaten Cirebon ada 270 orang dan ada 270 lagi dari tiga kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, dan Kota Cirebon. Tenaga pengajar dan pendidiknya ada 107 orang,” ujar Jigus.
Ia menjelaskan, program Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan kesempatan yang lebih merata kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan tanpa terkendala kondisi sosial maupun ekonomi.
Pemerintah Kabupaten Cirebon, lanjutnya, mendukung keberlangsungan program tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Jigus juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas pelaksanaan program pendidikan yang memberikan kesempatan belajar kepada anak-anak dari berbagai latar belakang.
“Intinya, kami dari Pemerintah Daerah mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Presiden memberikan perhatian pada masyarakat kami agar bisa sekolah dan tentunya bisa menggapai cita-citanya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Jigus turut meninjau pelaksanaan pendidikan dan memperoleh penjelasan dari pihak sekolah mengenai aktivitas pembelajaran serta kondisi peserta didik.
Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas belajar. Pemerintah juga perlu memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki peluang yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Karena itu, kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan agar program pendidikan dapat menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
“Pendidikan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga memastikan seluruh masyarakat mendapat kesempatan belajar yang sama. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi agar pendidikan bisa dijangkau semua kalangan,” ujar Jigus.
Jigus turut menyoroti tema Open House Sekolah Rakyat, yakni “Berani, Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani”. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat peserta didik dalam mempersiapkan masa depan.
Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta meraih cita-cita.
Pemkab Cirebon berharap program Sekolah Rakyat dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses serta pemerataan pendidikan di wilayah Cirebon Raya.
“Kami berharap program Sekolah Rakyat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses serta pemerataan pendidikan di wilayah Cirebon Raya,” pungkasnya.***
Editor : JakaPermana
