6 Amalan Nabi Muhammad SAW saat Isra Miraj yang Dapat Kita Lakukan
ada beberapa amalan yang diajarkan atau diilhami dari peristiwa Isra Miraj yang dapat kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Isra Miraj adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam, di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra) dan dilanjutkan dengan perjalanan ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh (Miraj).
Dalam perjalanan ini, Nabi menerima banyak pelajaran dan wahyu, termasuk kewajiban salat lima waktu.
Sebagai umat Islam, ada beberapa amalan yang diajarkan atau diilhami dari peristiwa Isra Miraj yang dapat kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah amalan tersebut:
1. Menjaga Salat Lima Waktu dengan Khusyuk
Isra Miraj adalah momen di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT tentang kewajiban salat lima waktu. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya salat sebagai tiang agama.
Cara melakukannya:
- Menunaikan salat tepat waktu.
- Berusaha untuk meningkatkan kekhusyukan dalam salat dengan memahami arti bacaan salat.
- Meningkatkan kualitas salat dengan menambah sunah rawatib.
2. Memperbanyak Doa dan Dzikir
Dalam perjalanan Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW banyak berinteraksi dengan malaikat dan mendengar tasbih serta doa yang terus dilantunkan. Kita dapat meneladani ini dengan memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah SWT.
Cara melakukannya:
- Membaca dzikir pagi dan petang secara rutin.
- Memperbanyak istighfar dan tasbih sepanjang hari.
- Mengucapkan doa-doa Nabi untuk keberkahan dunia dan akhirat.
3. Menghormati dan Menjaga Masjid
Isra Miraj dimulai dari Masjidil Haram dan singgah di Masjidil Aqsa. Ini mengajarkan pentingnya menjaga kemuliaan dan kehormatan masjid sebagai tempat ibadah.
Cara melakukannya:
- Rutin melaksanakan salat berjemaah di masjid.
- Menjaga kebersihan masjid dan berkontribusi pada perawatannya.
- Menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan keislaman, seperti pengajian atau kajian ilmu.
4. Meningkatkan Keimanan kepada Allah SWT
Isra Miraj adalah perjalanan yang menguji iman. Nabi Muhammad SAW tetap percaya meski peristiwa ini sulit diterima oleh logika manusia. Kita juga dapat mengambil pelajaran untuk memperkuat keyakinan kepada Allah.
Cara melakukannya:
- Memperbanyak membaca Al-Qur'an dan mempelajari kandungannya.
- Mendalami kisah para nabi untuk meningkatkan iman.
- Menerima takdir Allah dengan penuh kesabaran dan tawakal.
5. Membina Hubungan dengan Sesama Muslim
Dalam perjalanan Miraj, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi lain, seperti Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Isa. Hal ini menunjukkan pentingnya silaturahmi dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Cara melakukannya:
- Menjalin ukhuwah Islamiyah dengan sesama Muslim.
- Saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran.
- Membantu mereka yang membutuhkan dan menjaga persatuan umat.
6. Berpuasa dan Melakukan Ibadah Sunnah
Selain salat wajib, Isra Miraj mengajarkan pentingnya ibadah tambahan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Cara melakukannya:
- Berpuasa sunah, seperti puasa Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh (puasa tengah bulan).
- Melaksanakan salat Tahajud, Dhuha, dan Witir.
- Memperbanyak sedekah sebagai bentuk ibadah sosial.
Editor : Firda Rachmawati

