ACC Sokong Pengembangan Desa Sejahtera Astra Cinanjung Tanjungsari

Astra Credit Companies (ACC) memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan desa yang berkelanjutan di Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang.

ACC Sokong Pengembangan Desa Sejahtera Astra Cinanjung Tanjungsari
Chief Human Capital Officer ACC Fredericus Radix Wikanto (kiri) menuangkan minuman tradisional 'lahang' ke EVP Corporate Strategic, Communication & ESR ACC Riadi Prasodjo di sela-sela kick-off program Desa Sejahtera Astra Cinanjung, Kamis (15/10/2026). (doni ramdhani)

INILAHKORAN.ID - Astra Credit Companies (ACC) memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan desa yang berkelanjutan.

Grup perusahaan pembiayaan bagian dari Astra Financial itu saat ini mengembangkan Desa Sejahtera Astra Cinanjung yang terletak di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. 

EVP Corporate Strategic, Communication & ESR ACC Riadi Prasodjo mnegatakan, perusahaan berkomitmen untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasional melalui program corporate social responsibility (CSR).

ACC memiliki program Desa Sejahtera Astra yang merupakan program kontribusi sosial berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan dan penguatan desa dalam bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan yang tersebar di 2 desa di Jawa Barat serta telah menjangkau lebih dari 3.293 penerima manfaat.

Menuruntya, Desa Sejahtera Astra Cinanjung terletak di area perbukitan yang dihuni oleh sekitar 1.200 jiwa dengan berbagai potensi di berbagai sektor mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, wisata alam hingga UMKM.  

"Dengan berbagai potensi yang dimiliki, program pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemanfaatannya sehingga dapat memberikan dampak positif nyata untuk kesejahteraan masyarakat desa," kata Riadi usai kick-off program Desa Sejahtera Astra Cinanjung, Kamis (15/10/2026).

Sedangkan, Chief Human Capital Officer ACC Fredericus Radix Wikanto mengatakan pengembangan potensi unggulan Desa Sejahtera Astra Cinanjung merupakan hasil kolaborasi antara ACC, pemerintah desa, local champion dan masyarakat desa yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan di berbagai sektor. 

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang melalui kontribusi aktif masyarakat desa," ujar Radix. 

Program pengembangan tesrebut mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak desa. 

Local Champion Desa Sejahtera Astra Cinanjung Suryanto menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan kepada Desa Sejahtera Astra Cinanjung dalam sambutannya. 
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ACC dan Astra atas kerja sama dan silaturahmi yang telah terjalin, serta berharap dapat senantiasa amanah dalam menjalankan program binaan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata sehingga desa kami semakin maju," jelas Suryanto.

Pengembangan Desa Sejahtera Astra Cinanjung dilakukan di beberapa bidang. Di bidang pendidikan, kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyediaan sarana kegiatan belajar mengajar seperti alat peraga edukasi, meja, dan kursi, serta edukasi pengenalan batasan dan bagian pribadi tubuh bagi 50 peserta didik TK dan SD. 

Sebagai bagian dari rangkaian kick-off program, kegiatan yang difasilitasi Imelda Riris Damayanti dari Never Okay Project yang juga merupakan pemenang SATU Indonesia Awards 2025 ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya mengenali bagian pribadi, mengidentifikasi emosi negatif ketika batasan dilanggar, serta memahami bahwa pelanggaran batasan dapat dilakukan oleh siapa saja.

Di bidang lingkungan, kolaborasi difokuskan pada penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui revitalisasi bangunan TPS serta optimalisasi tempat sampah terpilah, komposter, dan mesin pencacah plastik, serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Di bidang kewirausahaan, penyediaan sarana produksi bagi usaha makanan dan minuman diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas produksi, kualitas, dan daya saing UMKM, sekaligus mengoptimalkan potensi serta sumber daya lokal. 

Program pembinaan itu direncanakan berlangsung selama lima tahun ke depan dengan fokus pada penguatan kapasitas masyarakat dan kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk mendorong manfaat berkelanjutan.


Editor : Doni Ramdhani