Agensi Suga BTS Kembali Meminta Maaf Setelah Dituduh Netizen Meremehkan Insiden Berkendara saat Mabuk

Big Hit Music, agensi Suga BTS kembali minta maaf setelah netizen menuduh agensi sengaja meremehkan insiden mengemudi dalam keadaan mabuk.

Agensi Suga BTS Kembali Meminta Maaf Setelah Dituduh Netizen Meremehkan Insiden Berkendara saat Mabuk
Big Hit Music kembali minta maaf atas insiden mengemudi dalam keadaan mabuk idolanya.

INILAHKORAN, Bandung - Suga BTS saat ini terlibat kasus DUI setelah dia mengendarai skuter listri dalam keadaan Mabuk.

Kontroversi itu semakin memanas ketika Agensi Suga BTS, Big Hit Music, menggambarkan kendaraan yang terlibat sebagai 'Papan seluncur listrik', yang oleh sebagian orang dianggap sebagai upaya untuk mengecilkan tingkat keparahan insiden tersebut. 

Sebagai tanggapan, Big Hit Music mengeluarkan permintaan maaf lagi untuk kedua kalinya terkait insiden Suga BTS yang Mengemudi dalam keadaan mabuk.

Berita itu juga menarik perhatian dari media internasional besar, yang menyatakan kekhawatiran, terutama karena antisipasi terhadap aktivitas BTS sebagai grup penuh tahun depan semakin meningkat.

Pada hari Rabu, 7 Agustus 2024, Suga BTS dan agensinya Big Hit Music mengeluarkan pernyataan permintaan maaf atas insiden tersebut. 

Mereka awalnya menyebut kendaraan itu sebagai papan sluncur listrik, tetapi polisi mengidentifikasinya sebagai Skuter listrik karena jok tambahannya. 

Menurut undang-undang lalu lintas Korea Selatan, skuter listrik diklasifikasikan sebagai "kendaraan", yang berarti bahwa jika seseorang tertangkap mengemudikannya saat mabuk, mereka menghadapi penangguhan atau pencabutan SIM, denda, dan bahkan tuntutan pidana. 

Agensi tersebut mengklarifikasi, "kami menggambarkan kendaraan itu sebagai papan seluncur listrik dengan jok, tidak bermaksud untuk meminimalkan keseriusan situasi." 

"Kami Minta maaf karena tidak lebih teliti dan terburu-buru membuat pernyataan itu. Kami akan sepenuhnya mematuhi tanggung jawab apa pun sebagaimana ditentukan oleh otoritas investigasi," kata agensi.

Menyusul berita tentang DUI yang dialami Suga BTS, media internasional seperti The New York Times, Billboard, dan BBC meliput berita tersebut secara terperinci. 

The New York Times melaporkan bahwa “SIM Suga BTS dicabut dan didenda setelah kedapatan mengendarai skuter dalam keadaan mabuk”. 

BBC menyoroti status Suga BTS sebagai pekerja layanan alternatif karena operasi bahunya sebelumnya dan mencatat permintaan maafnya, di mana dia menyatakan kesediaannya untuk menerima tindakan disipliner apa pun dari tempat kerjanya.

Suga BTS, yang saat ini bertugas sebagai pekerja layanan publik, dijadwalkan akan diberhentikan pada bulan Juni 2025. 

Mengingat insiden tersebut terjadi di luar jam kerjanya, kecil kemungkinan dia akan menghadapi hukuman tambahan dari Administrasi Tenaga Kerja Militer.***


Editor : Irma Nurfajri