Akhirnya Terungkap, Ternyata Ini Alasan PKB 'Gagal Kawin' dengan PDIP di Pilgub Jabar

Rencana koalisi PDI Perjuangan dan PKB gagal terwujud di Pilgub Jawa Barat 2024. Syaiful Huda membeberkan alasan dibalik gagal ‘kawin’ itu.

Akhirnya Terungkap, Ternyata Ini Alasan PKB 'Gagal Kawin' dengan PDIP di Pilgub Jabar

INILAHKORAN, Bandung – Rencana koalisi PDI Perjuangan dan PKB gagal terwujud di Pilgub Jawa Barat 2024. Syaiful Huda membeberkan alasan dibalik gagal ‘kawin’ itu.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya mengusung duet kadernya sendiri, Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi Natarina di ajang Pilgub Jabar 2024.

Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi Natarina alias Gita KDI mendaftarkan diri ke KPU Jabar di hari terakhir. Keduanya diantar pengurus dan simpatisan PKB menjadi kandidat peserta Pilgub Jabar 2024.

Nama Gitalis Dwi Natarina alias Gita KDI muncul secara mendadak. Namanya tak pernah diapungkan ke publik sampai saat pendaftarannya.

Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda mengungkapkan, alasan gagal 'kawin' dengan PDIP di Pilgub Jabar 2024. Dia menyebutkan salah satunya atas permintaan DPP PKB yang ingin mereka maju sendiri di Pilgub Jabar, selayaknya di Jawa Timur.

Ini dilakukan, pasca adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 Tahun 2024 dan Nomor 70 Tahun 2024 yang akhirnya memungkinkan PKB untuk mengajukan pasangan calon sendiri, tanpa harus berkoalisi.

Sebab, dengan adanya putusan MK tersebut, PKB mendapat angin segar, karena ambang batas menjadi lebih ringan yakni hanya dibebani minimal mendapat 6,5 persen suara dari total jumlah daftar pemilih tetap (DPT) atau sekitar 1,6 juta pemilih di Jabar.

Mengingat dari hasil Pileg 2024 yang digelar Februari lalu, partai besutan Muhaimin Iskandar ini mampu mendulang 2.850.963 di Jawa Barat atau menempatkan 15 wakil mereka di DPRD Provinsi Jabar.

"Waktu kita deklarasi Kang Acep Adang, belum ada keputusan MK. Kami apresiasi keputusan MK dan pengusungan beliau, memanfaatkan keputusan MK bukan karena ditinggal (partai lain)," ujar Huda baru-baru ini.

Pengusungan Acep Adang-Gita KDI sebagai calon gubernur dan wakil di Pilgub Jabar 2024 oleh PKB ini sambung dia, juga sebagai bentuk apresiasi mereka terhadap masyarakat Jawa Barat karena telah memercayakan mereka di Pileg lalu.

"Perolehan suara naik tinggi. Jadi ini persembahan rasa syukur kami. Semoga dapat dukungan dari warga Jawa Barat untuk Pak Acep dan Teh Gita," tandasnya.

Sebelumnya, PKB dirumorkan bakal berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung Ono Surono-Acep Adang. Namun pada hari terakhir pendaftaran, pada Kamis 29 Agustus kemarin PKB datang sendiri sekitar pukul 21.27 WIB dan menyodorkan nama Acep Adang-Gita KDI ke KPU, untuk berkontestasi di Pilgub Jabar 2024. (*)


Editor : Zulfirman