Akun Instagram Keraton Kasepuhan Cirebon Digeruduk Imbas Kasus Penganiayaan di Lift
Akun Instagram Keraton Kasepuhan Cirebon diserbu netizen akibat kasus dugaan penganiayaan anak di lift Malaysia yang melibatkan pria bernama Muhammad Nusantara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Imbas kasus dugaan penganiayaan anak di dalam lift sebuah gedung di Malaysia kian meluas di media sosial.
Usai identitas terduga pelaku pria berinisial MN (Muhammad Nusantara) yang mencantumkan Keraton Kasepuhan Cirebon pada profil LinkedIn miliknya dibongkar publik, akun Instagram resmi institusi budaya tersebut kini mendadak digeruduk warganet.
Kolom komentar pada unggahan media sosial Keraton Kasepuhan Cirebon dibanjiri beragam reaksi keras, desakan penyelidikan, hingga keprihatinan atas nasib anak-anak yang menjadi korban kekerasan fisik tersebut.
Deretan Komentar Pedas Warganet
Berdasarkan pantauan di kolom komentar Instagram Keraton Kasepuhan Cirebon, warganet meluapkan amarah sekaligus meminta kejelasan atas keterkaitan terduga pelaku dengan pihak keraton:
"Keluarga keraton suka nyiksa anak yah," tulis akun @mulanjabeela_.
"Keluarga keraton suka nyiksa anak ewwwwhhh," tulis akun @ticktacktooe.
"Ayooo pangeran kok main tangan, jd bapak jangan main tangan sama anak Woi!" tulis akun @albert.christy.s.
"Kak tlg dibantu usut yg namanya Muhammad Nusantara, dia krn nendang anaknya didalam lift. Kasian, tlg dbantu ya ka," tulis akun @zefaedt.
"inget anak itu titipan Allah!!" tulis akun @apriliabudipratiwi.
"Tolong selametin anaknya," tulis akun @hanidewi.
"Anaknya buat aku aja mba," tulis akun @suzy.amallia.
"open donasi buat beliin stroller gasi, kasian anaknya sampe rebutan stroller," tulis akun @nunathvjk.
Warganet Desak Klarifikasi Resmi
Gelombang respons dari warganet ini dipicu oleh aksi kasar orang tua terhadap balita yang terekam kamera pengawas (CCTV), mulai dari menampar kepala, menendang stroller, hingga menarik balita hingga jatuh.
Karena terduga pelaku pria menyertakan nama Keraton Kasepuhan Cirebon di LinkedIn, publik kini mendesak pihak keraton memberikan klarifikasi resmi guna memastikan status keanggotaan terduga pelaku serta membantu melindungi keselamatan anak-anak korban.
Editor : Firda Rachmawati
