Aliansi BEM se-Tanah Air Dukung dan Kawal Kenaikan Bankeudes Kabupaten Bogor

Kebijakan Bupati - Wabup Bogor menaikkan Bantuan Keuangan (Bankeu) Desa dari Rp1 miliar menjadi Rp1,5 miliar per desa, per tahun mendapatkan dukungan dati Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Tanah Air.

Aliansi BEM se-Tanah Air Dukung dan Kawal Kenaikan Bankeudes Kabupaten Bogor
Ilustrasi

INILAHKORAN, Bogor - Kebijakan Bupati - Wabup Bogor menaikkan Bantuan Keuangan (Bankeu) Desa dari Rp1 miliar menjadi Rp1,5 miliar per desa, per tahun mendapatkan dukungan dati Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Tanah Air.

Kebijakan Rudy Susmanto - Jaro Ade menaikkan bankeu desa dianggap para civitas akademika sebagai langkah progresif dan visioner dalam mempercepat akselerasi pembangunan daerah serta memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045. 

kenaikan tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Bogor dalam membangun dari desa, untuk Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.

Koordinator Pusat BEM se-Tanah Air Muhammad Luthfi Ghozali Arief yang juga warga kabupaten bogor menyampaikan bahwa langkah ini merupakan terobosan penting di tengah tantangan pemerataan pembangunan dan non fisik yang masih dihadapi banyak desa di Kabupaten Bogor. 

“Kenaikan bantuan keuangan desa  dari Rp 1 miliar menjadi Rp 1,5 miliar rupiah  per desa pertahun bukan hanya angka, tetapi representasi dari keberpihakan Pemkab Bogor terhadap masyarakat. Kami menilai ini sebagai bentuk keberanian untuk memastikan desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi daerah,” ucap Muhammad Luthfi Ghozali Arief kepada wartawan, Kamis, 16 Oktober 2025.

Muhammad Luthfi Ghozali Arief juga menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan ini secara konstruktif, agar peningkatan dana benar-benar digunakan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan publik.

“Kami siap bersinergi dengan Pemkab Bogof dan masyarakat dalam memastikan dana ini tepat guna—baik untuk pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kapasitas SDM, pemberdayaan umkm, pengelolaan sampah, kegiatan sosial dan keagaan dan satu desa satu sarjana. Dengan adanya program tersebut desa yang ada di kabupaten bogor dapat di contoh oleh desa desa yang ada di seluruh indonesia,” tegasnya. 

Dengan kebijakan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparat desa hingga kalangan pemuda dan mahasiswa, dapat berperan aktif dalam mengawasi dan mengoptimalkan penggunaan dana desa secara efektif.

"Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa Bogor istimewa menuju Gemilang tidak hanya dalam semangatnya, tetapi juga dalam kebijakan konkret menuju Indonesia Emas 2045," tukasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti