Ancaman Gempa Capai Magnitudo 7-8, Cimahi Tingkatkan Kesiapsiagaan Gempa Bumi dengan Simulasi Sinematik dan Sosialisasi Intensif

Cimahi dikenal sebagai salah satu wilayah dengan risiko dampak gempa bumi yang cukup besar, terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana tersebut. 

Ancaman Gempa Capai Magnitudo 7-8, Cimahi Tingkatkan Kesiapsiagaan Gempa Bumi dengan Simulasi Sinematik dan Sosialisasi Intensif
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengungkapkan, Kota Cimahi memiliki potensi gempa bumi dengan kekuatan yang cukup signifikan. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Cimahi dikenal sebagai salah satu wilayah dengan risiko dampak gempa bumi yang cukup besar, terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana tersebut. 

Upaya ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan, termasuk simulasi gempa bumi yang inovatif dan sosialisasi intensif kepada masyarakat.
 
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengungkapkan, Kota Cimahi memiliki potensi gempa bumi dengan kekuatan yang cukup signifikan. 

"Kota Cimahi ini salah satu bagian yang memiliki risiko dampak bencana yang cukup masif, bisa berpotensi mencapai magnitudo 7 sampai 8," kata Adhitia.
 
Menyadari potensi ancaman tersebut, Adhitia menekankan pentingnya persiapan kesiapsiagaan masyarakat. "Ini yang harus kita aktivasi, yang paling penting dan paling utama adalah persiapan kesiapsiagaan ini, kita lakukan simulasi pada hari ini," katanya saat menghadiri Simulasi Bencana Alam Gempa Bumi di halaman Rusmawan Cigugur Tengah belum lama ini.
 
Menurutnya, simulasi gempa bumi yang dilakukan kali ini berbeda dari biasanya. Pemerintah Kota Cimahi berupaya membuat simulasi lebih menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat dengan menambahkan elemen sinematik dan melibatkan pemain sinetron "Preman Pensiun".
 
"Simulasi sekarang dibikin sedikit berbeda dari yang sudah-sudah. Kenapa kita bikin yang berbeda? Karena simulasi itu kan dari BPBD menyampaikan pelayanan kepada warga untuk bersedia ikut," jelasnya.
 
Dengan adanya simulasi yang lebih menarik, pihaknya berharap partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesiapsiagaan bencana dapat meningkat. Selain itu, simulasi ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi.
 
"Kami berharap ke depannya yang pertama tidak terjadi gempa bumi di Kota Cimahi. Yang kedua, apabila sampai terjadi, seluruh stakeholder yang ada di Kota Cimahi ini siap menghadapi bencana alam," katanya.
 
Selain simulasi, Adhitia juga meminta bantuan kepada media untuk mensosialisasikan kegiatan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat luas. 

"Saya mau minta bantuan kepada rekan-rekan media untuk mensosialisasikan simulasi yang dilakukan saat ini dalam menghadapi bencana alam gempa bumi," ujarnya.
 
Kota Cimahi saat ini berstatus siaga bencana. Adhitia menekankan pentingnya kesiapsiagaan anggota dan peralatan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. 

"Kota Cimahi sekarang status siaga, tapi kalau siaga ada protapnya, anggota peralatan harus lebih siap," tegasnya.
 
Lebih lanjut, Adhitia juga menekankan pentingnya kajian dan sosialisasi terkait potensi bencana gempa bumi di Kota Cimahi. 

"Kalau berbicara terkait potensi yang dilihat yang diakibatkan oleh gempa bumi lalu dikaitkan dengan konstruksi bangunan yang ada di Kota Cimahi, perlu penyikapan yang lebih serius lagi baik dari segi kajian dan sosialisasi," ujarnya.
 
Tak cuma itu, Pemerintah Kota Cimahi juga berencana untuk menyelesaikan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) pada tahun 2026. 

RTBL ini akan mengatur konstruksi bangunan di Kota Cimahi secara lebih detail, sehingga bangunan-bangunan yang ada dapat lebih tahan terhadap guncangan gempa bumi.
 
"Kalau kajian kontingensi dari kebangun ke gempa bumi sudah ada, lalu kemudian tahun 2026 kita akan menyelesaikan RTBL, nantinya lebih detail lagi bagaimana pengaturan konstruksi bangunan yang ada di Kota Cimahi," paparnya.
 
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Adhitia berharap bahwa Kota Cimahi dapat menjadi lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana gempa bumi. "Kami berharap bahwa Kota Cimahi dapat menjadi lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana gempa bumi," pungkasnya. 


Editor : Doni Ramdhani