Baju dan Sajam Pelaku Mutilasi di Garut Tuai Konspirasi Netizen, Singgung Soal Jual Beli Organ Manusia
Mulai dari baju hingga kepemilikan senjata tajam (sajam) yang digunakan pelaku untuk memutilasi korban mengundang konspirasi netizen.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kasus mutilasi yang dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Garut menyita perhatian netizen di media sosial.
Mulai dari baju hingga kepemilikan senjata tajam (sajam) yang digunakan pelaku untuk memutilasi korban mengundang beragam komentar netizen.
Tak sedikit netizen yang memunculkan konspirasi karena mayat korban tidak bercucuran darah, begitu pula dengan baju pelaku.
Dalam video yang beredar di media sosial, pelaku menggunakan kaos berwarna krem sebelum melakukan aksi sadisnya itu.
Saat pelaku terekam berada di samping tubuh korban yang telah terpotong, baju pelaku berwarna biru dan tidak terlihat bercak darah.
Bukan hanya baju, sajam yang digunakan oleh pelaku juga tak lepas dari sorotan netizen.
Netizen bertanya-tanya soal bagaimana pelaku mendapatkan sajam tersebut sampai akhirnya digunakan untuk memutilasi.
Hal-hal tersebut lah yang membuat munculnya konspirasi-konspirasi netizen, salah satunya keterkaitan dengan jual beli organ tubuh manusia.
Ada salah satu netizen yang menuliskan komentarnya di salah satu unggahan X @dhemit_is_back.
Netizen tersebut juga menghubungkannya dengan jual beli organ manusia serta adanya pihak lain yang turut membantu pelaku.

Diberitakan sebelumnya, otongan tubuh manusia yang diduga korban mutilasi, ditemukan oleh warga di Kampung Bantar Limus Desa Sancang Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut, pada Minggu 30 Juni 2024.
Adapun potongan tubuh tersebut, setelah dilakukan identifikasi oleh pihak kepolisian, diketahui berjenis kelamin laki-laki. Namun saat dilakukan pemeriksaan, tidak didapati identitas korban.
"Sat Reskrim Polres Garut yang menerima laporan tentang adanya penemuan mayat dengan jenis kelamin laki laki tersebut segera menuju ke TKP," kata Kasi Humas Polres Garut, Iptu Adi Susilo.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan beberapa bagian tubuh. Diantaranya ada bagian lengan dan kaki yang sudah terpotong dan di masukkan ke dalam karung.
"Sementara bagian tubuh korban di terpotong menjadi 2 bagian dan tergeletak di pinggir jalan raya Cibalong," katanya.
Editor : Firda Rachmawati
