Kerap Lakukan Kunjungan Pemilu Serentak 2024, Bawaslu KBB Hanya Miliki Satu Kendaraan Operasional

Minimnya sarana dan prasarana kendaraan operasional Bawaslu KBB menjadi penghambat kinerjanya sebagai penyelenggara Pemilu Serentak 2024.

Kerap Lakukan Kunjungan Pemilu Serentak 2024, Bawaslu KBB Hanya Miliki Satu Kendaraan Operasional
Ketua Bawaslu KBB Cecep Rahmat Nugraha mengatakan, minimnya kendaraan operasional itu menjadi kesulitan yang tengah dihadapi. Padahal, tahapan Pemilu Serentak 2024 saat ini sudah dimulai.

INILAHKORAN, Ngamprah - Minimnya sarana dan prasarana kendaraan operasiobal yang dihadapi Bawaslu KBB menjadi penghambat kinerjanya sebagai penyelenggara Pemilu Serentak 2024.

Pasalnya, dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya Bawaslu KBB hanya memiliki satu kendaraan operasional yang digunakan seluruh anggota Bawaslu KBB. Mobil itu digunakan untuk melakukan pengawasan pada Pemilu Serentak 2024.

Ketua Bawaslu KBB Cecep Rahmat Nugraha mengatakan, minimnya kendaraan operasional itu menjadi kesulitan yang tengah dihadapi. Padahal, tahapan Pemilu Serentak 2024 saat ini sudah dimulai.

Baca Juga: Luizinho Passos Tutup Kolom Komentar Usai Persib Kandas dari Madura

"Karena jika suatu saat kita harus keliling parpol se KBB tapi tak ada kendaraan operasional, artinya juga menghambat kinerja karena kita harus saling menunggu," katanya, Senin 1 Agustus 2022.

Sebab, lanjut dia, adakalanya dalam satu situasi teman-teman Bawaslu KBB ini membutuhkan kendaraan roda empat untuk operasional.

"Ini juga menghambat dan mengganggu kinerja kami. Makanya, kami mengharapkan Pemda KBB serius dalam menyikapi persoalan ini," ujarnya.

Baca Juga: Tahapan Pemilu Serentak 2024 Dimulai, Bawaslu KBB Mulai Lakukan Langkah Ini

Ia menyebut, dalam sehari pihaknya bisa melakukan satu hingga dua kunjungan ke sejumlah parpol untuk melakukan sosialisasi.

"Memang tergantung situasi dan kondisinya. Bisa jadi sekali, namun kadangkala kita juga melakukan kegiatan ke provinsi," sebutnya.

Baca Juga: Peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Cirebon Geram, Dinkes Diduga Tutup Akses Berobat ke Luar Daerah

Sedangkan untuk kantor, tambah dia, memang ada anggaran tersendiri. Namun, kalau difasilitasi dari Pemerintah Daerah (Pemda) KBB lebih bagus.

"Harapannya bisa terfasilitasi terkait dengan kendaraan operasional, anggaran, dan penunjang lainnya karena memang tahapan pemilu sudah mulai," pungkasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran