Bantu Beban Masyarakat, Pemkot Cimahi Distribusikan Bantuan Cadangan Beras kepada 37.761 KPM
Jelang Idul Fitri 2023, Pemkot Cimahi mendistribusikan 37.761 bantuan cadangan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Jelang Idul Fitri 2023, Pemkot Cimahi mendistribusikan 37.761 bantuan cadangan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Cimahi.
Dalam pendistribusian bantuan cadangan beras yang dilaksanakan sejak Jumat 14 April 2023, para KPM masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras dari Gudang Bulog Cimahi.
Selanjutnya, bantuan cadangan beras tersebut langsung dikirim ke setiap kelurahan untuk dibagikan kepada KPM.
"Kami diberi target supaya bantuan ini sampai ke masyarakat dalam 3 hari. Tapi kami yakin kurang dari 2 hari sudah selesai," kata Pj Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan belum lama ini.
Ia menyebut, bantuan cadangan pangan berupa beras tersebut dibagikan kepada KPM selama tiga bulan terhitung sejak Maret lalu.
"Jadi bukan hanya saat bulan Ramadan ini saja. Ini akan dilaksanakan selama tiga bulan," sebutnya.
Ia pun berharap, bantuan cadangan pangan yang disalurkan bertepatan dengan momen bulan Ramadan tersebut bisa membantu mengurangi beban masyarakat Kota Cimahi di tengah harga beras yang cenderung tinggi.
"Mudah-mudahan ini bisa membantu masyakaat untuk pemenuhan kebutuhan bahan pokok," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Tita Mariam menambahkan, para penerima bantuan cadangan pangan tersebut merupakan masyarakat yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Kriterianya itu dari DTKS. Datanya kita dapat langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos) karena kebetulan dibagikannya pas momen mau lebaran," ujarnya.
Ia menyebut, total beras yang dibagikan untuk 37 ribu lebih KPM di Kota Cimahi mencapai 377 ton atau 377.610 kilogram dan setiap KPM mendapat jatah 10 kilogram beras.
"Jenis berasnya itu medium. Sedangkan untuk teknis pembagiannya dari Bulog langsung ke kelurahan dan teknis di lapangan nanti disesuaikan. Tapi, yang pasti harus sampai ke KPM," sebutnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

