Barang Penumpang dan Serpihan KM Putri Sakinah Ditemukan, Pencarian WNA Spanyol di Pulau Padar Diperluas

Tim SAR gabungan menemukan sejumlah barang milik kapal wisata KM Putri Sakinah yang diduga menjadi petunjuk keberadaan para korban.

Barang Penumpang dan Serpihan KM Putri Sakinah Ditemukan, Pencarian WNA Spanyol di Pulau Padar Diperluas
pencarian WNA di Labuan Bajo

INILAHKORAN.ID - Upaya pencarian empat warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang hilang akibat kecelakaan kapal wisata di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, terus berlanjut hingga hari ketiga, Minggu (28/12). 

Dalam operasi tersebut, Tim SAR gabungan menemukan sejumlah barang milik kapal wisata KM Putri Sakinah yang diduga menjadi petunjuk keberadaan para korban.

Koordinator Pos SAR Manggarai Barat, Edy Suryono, menyampaikan bahwa temuan berupa life jacket dan papan kayu bagian atas kapal ditemukan di sisi selatan lokasi kejadian. Barang-barang tersebut telah dikonfirmasi kepada kapten kapal sebagai bagian dari KM Putri Sakinah.

“Tadi di bagian selatan lokasi kejadian ditemukan pelampung dan papan kapal. Setelah dikonfirmasi, itu bagian dari kapal yang ditumpangi korban,” ujar Edy di Labuan Bajo.

Pencarian dilakukan dengan menyisir laut sejauh 9 mil ke arah selatan dan 5 mil ke arah utara dari titik awal kecelakaan. Selain penyisiran permukaan laut, Tim SAR juga melakukan penyelaman di perairan Pulau Padar dengan melibatkan enam penyelam profesional dari Perhimpunan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM).

Sebelumnya, pada hari kedua pencarian, tim juga menemukan serpihan badan kapal sejauh lima nautical mile dari lokasi tenggelamnya KM Putri Sakinah. Selain itu, sejumlah barang lain seperti tabung gas, puing kapal, dan bagian kamar nakhoda turut dievakuasi.

Hingga saat ini, tujuh orang korban berhasil diselamatkan dari total 11 penumpang kapal. Sementara empat korban lainnya yang merupakan satu keluarga asal Spanyol (ayah dan tiga anak) masih dalam pencarian.

Tim SAR memastikan pencarian akan terus diperluas pada hari berikutnya dengan melibatkan nelayan setempat dan pemantauan di pulau-pulau sekitar Labuan Bajo.


Editor : Firda Rachmawati