Baru Juga 30 Menit, Operasi Zebra Lodaya 2024 Jaring Puluhan Pelanggar di Tugu Kujang Kota Bogor
Satlantas Polresta Bogor Kota menggelar Operasi Zebra Lodaya 2024 di sejumlah wilayah di Kota Bogor pada Senin 14 Oktober 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Satlantas Polresta Bogor Kota menggelar Operasi Zebra Lodaya 2024 di sejumlah wilayah di Kota Bogor pada Senin 14 Oktober 2024.
Khusus titik di lampu merah Tugu Kujang, hanya dalam jangka waktu 30 menit saja puluhan pengendara langsung terjaring Operasi Zebra Lodaya 2024.
Pantauan di lapangan, penyelenggaraan Operasi Zebra Lodaya 2024 ini personel kepolisian beberapa kali direpotkan dengan tindakan pengendara yang berusaha menghindar.
Salah satu pengendara yang melanggar bahkan hampir menabrak anggota Satlantas Polresta Bogor Kota karena mencoba melarikan diri. Beruntung polisi tersebut hanya terbentur sedikit dan dengan sigap mengamankan pelanggar.
Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Ardi Wibowo melalui Wakasatlantas Polresta Bogor Kota AKP Rudy Sudaryono menuturkan, dalam waktu 30 menit pihaknya berhasil menjaring 30 pengendara yang melanggar lalu lintas dalam Operasi Zebra Lodaya.
"Tadi pelanggaran nya ada yang tidak memakai helm, tidak memakai spion, kemudian tidak menggunakan safety belt, overload dan tidak membawa surat berkendara. Jumlahnya sekitar 30an pengendara," tutur Rudy kepada wartawan di Pos Lalu lintas Tugu Kujang.
Rudy melanjutkan, para pelanggar ini kemudian ditindak melalui ditilang manual dan diedukasi untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.
"Kami tidak bangga apabila saat melaksanakan Operasi Zebra Lodaya banyak melakukan penindakan. Kami lebih bangga kalau masyarakat lebih banyak yang tertib berlalu lintas," jelas Rudy.
Rudy memaparkan, untuk angka jumlah pelanggaran nanti akan direkap, Operasi Zebra Lodaya ini akan digelar hingga 27 Oktober 2024 mendatang.
"Untuk tim Satlantas juga nanti ada yang keliling memantau di titik-titik rawan pelanggaran. Nanti kami akan menyisir wilayah Batutulis, banyak pengendara yang melawan arus lalu lintas. Sekali lagi, kami harapkan angka pelanggaran menurun," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

