Bau Jasad Alvaro Sempat Disebut ‘Bangkai Anjing’ demi Lindungi Pelaku

Ayah tiri Alvaro yang merupakan tersangka sempat mengatakan bahwa bau jasad Alvaro merupakan bau dari bangkai anjing.

Bau Jasad Alvaro Sempat Disebut ‘Bangkai Anjing’ demi Lindungi Pelaku
Jasad Alvaro sempat disebut bangkai anjing

INILAHKORAN - Keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mengungkap dugaan baru terkait upaya penutupan jejak pelaku pembunuhan. 

Menurut keluarga, bau menyengat yang muncul di rumah pelaku sempat ditutupi dengan alasan bahwa aroma tersebut berasal dari bangkai anjing.

“Waktu itu tetangga sempat bertanya-tanya karena bau menyengat. Tapi adik pelaku bilang itu cuma bangkai anjing,” ujar nenek Alvaro, Sayem.

Sayem menduga adik serta keluarga pelaku juga mengetahui atau bahkan ikut terlibat dalam upaya menyembunyikan kejahatan tersebut.

Pelaku Diduga Membekap Alvaro dengan Handuk, Lalu Mengirim Jenazah ke Bogor

Keluarga menuturkan bahwa pelaku awalnya mengajak Alvaro membeli mainan sebagai alibi. Namun, bocah itu justru dibekap menggunakan handuk hingga tidak bernyawa.

Jenazah Alvaro kemudian dibawa ke wilayah Bogor oleh seseorang yang disebut sebagai “orang suruhan” pelaku. Saat ditemukan, tubuh Alvaro sudah berupa kerangka.

Pelaku disebut sangat rapi dalam menutupi jejak. Ia diduga menginstruksikan orang lain untuk memindahkan tulang belulang, membungkus tubuh dengan plastik, dan memakai sarung tangan demi menghindari identifikasi sidik jari.

Menurut keluarga, plastik yang diduga berisi jasad Alvaro sengaja diikat pada sebuah pohon di dekat aliran kali agar tidak terbawa arus.

“Kalau nggak diikat, mungkin sudah hanyut. Kan sudah delapan bulan,” kata Sayem.

Keluarga sebelumnya mengaku tak menduga Alex Iskandar—ayah tiri Alvaro—merupakan pelaku. Alex bahkan sempat ikut mencari keberadaan Alvaro dan mendampingi keluarga ke kantor polisi.

Pelaku kini telah meninggal dunia di ruang tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, diduga bunuh diri.

Alvaro Hilang Delapan Bulan dan Ditemukan dalam Bentuk Kerangka

Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025. Delapan bulan setelah pencarian tanpa hasil, polisi menemukan kerangka yang diduga kuat sebagai tubuh Alvaro di Kali Cilalay, Bogor, Jawa Barat. Identifikasi lebih lanjut masih menunggu hasil tes DNA.


Editor : Firda Rachmawati