Begini Reaksi Nenek Alvaro Saat Tahu Alex Tewas Gantung Diri Usai Jadi Tersangka
Nenek Alvaro mengaku kaget dengan kabar bahwa Ayah tiri Alvaro, Alex tewas gantung diri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mengungkapkan rasa terkejut dan kebingungan setelah mendapat kabar bahwa pelaku pembunuhan yang juga ayah tiri korban, Alex Iskandar, ditemukan meninggal dunia di ruang tahanan Polres Metro Jakarta Selatan.
Nenek Alvaro, Sayem, menceritakan momen ketika keluarga pertama kali diberi tahu soal kematian Alex.
“Katanya tersangka bunuh diri di Polres dekat Blok M,” ujarnya dikutip Selasa 25 November 2025.
Menurut Sayem, Alex ditangkap pada Rabu (19/11) malam dan kabar kematiannya baru diterima keluarga dua hari setelahnya, tepatnya pada Sabtu (21/11) pagi. Ia juga menyebut bahwa jenazah pelaku telah dimakamkan di wilayah Tangerang.
Keluarga Masih Menunggu Kepastian DNA Kerangka yang Diduga Alvaro
Di tengah kabar meninggalnya pelaku, keluarga kini menunggu hasil pemeriksaan DNA untuk memastikan bahwa kerangka yang ditemukan polisi benar-benar milik Alvaro. Proses identifikasi masih berlangsung di pihak kepolisian.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly memastikan bahwa pelaku pembunuhan Alvaro adalah ayah tirinya sendiri. Alex diketahui menikahi ibu korban sejak 2023.
Penyelidikan Masih Berlanjut, CCTV Terhapus Jadi Kendala
Polisi menyampaikan bahwa pencarian Alvaro sempat terhambat oleh minimnya rekaman CCTV di sekitar rumah korban, karena sistem penyimpanan otomatis menghapus rekaman harian. Selain itu, laporan hilangnya Alvaro dari pihak keluarga tidak dilakukan tepat pada hari kejadian, sehingga penyelidikan membutuhkan waktu lebih lama.
Meski demikian, penyidik terus mengumpulkan data dari berbagai sumber: saksi di lapangan, pihak sekolah, keluarga, laporan masyarakat melalui DM Instagram, hingga saluran aduan Kapolsek.
Alvaro Hilang Delapan Bulan, Kakek Ungkap Dugaan Awal
Alvaro dinyatakan hilang sejak 6 Maret 2025. Selama delapan bulan, jejaknya tidak terpantau hingga akhirnya polisi menemukan kerangka yang diduga kuat milik bocah tersebut.
Sementara itu, kakek korban, Tugimin (71), sempat menduga bahwa Alvaro dibawa seorang pria yang mengaku sebagai ayah kandungnya.
Editor : Firda Rachmawati

