Bayi Nyaris Tertukar di RSHS, Kemenkes Beri Peringatan ke Pasien
Kemenkes beri peringatan ke pasien usai kasus bayi nyaris tertukar di RSHS.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kasus bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menjadi sorotan nasional dan memicu evaluasi serius dari Kementerian Kesehatan.
Melalui Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Aji Muhawarman, Kemenkes menilai insiden ini terjadi akibat tidak optimalnya penerapan prosedur operasional standar (SOP) di lapangan.
Ia menjelaskan, tenaga kesehatan yang menerima penitipan bayi sebenarnya bukan petugas khusus yang menangani bayi, melainkan bertugas di poli anak dengan beban kerja yang cukup tinggi.
Situasi tersebut memicu kelalaian hingga bayi sempat tertukar saat dikembalikan kepada ibunya.
“Ini jadi pembelajaran penting. SOP harus dijalankan dengan ketat, dan pasien juga tidak boleh sembarangan menitipkan bayi,” tegas Aji.
Kemenkes menyebut kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan bahkan telah dilaporkan kepada Dedi Mulyadi, yang turut mengapresiasi langkah cepat pihak rumah sakit.
Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah seorang ibu bernama Nina Saleha membagikan pengalamannya di media sosial, yang kemudian viral dan perbincangan publik.
Kemenkes memastikan, kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh demi meningkatkan keamanan dan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan.
Editor : Firda Rachmawati

