Salah satunya dengan menggelar event Karya Kreatif Jawa Barat (KKJB) dan Pekan
kerajinan Jawa Barat (
PKJB) 2024, untuk mempromosikan produk UMKM secara lebih massif.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih mengatakan, kolaborasi ini sekaligus menjalankan amanah dari Pemerintah Indonesia dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata di Wilayah Indonesia (BBWI).
Sebab itu, melalui KKJB dan PKJB 2024 yang dilaksanakan di Braga Citywalk, Kota Bandung, dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi bagi pelaku UMKM.
"Tujuannya, meningkatkan daya saing produk Indonesia, dalam hal ini Jawa Barat," ujar Noneng dalam Bewara Jawa Barat (BEJA) Volume 6, di Atrium Braga Citywalk, Kota Bandung, Sabtu 22 Juni 2024.
Noneng berharap, melalui event seperti PKJB yang sejatinya telah berjalan selama 17 tahun di Jabar, dengan menampilkan kerajinan dari seluruh kota/kabupaten, dapat terus memberi peluang UMKM bertumbuh kembang.
Selain itu, dengan adanya kolaborasi bersama Kemenhan dan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat sejatinya patut disyukuri.
Selain memberikan rasa aman, karena kehadiran Kemenhan, juga diharapkan dapat membantu penguatan modal bagi UMKM melalui Bank Indonesia.
"Dulu hampir Rp50 juta, memperoleh kredit. Mudah-mudahan bisa lebih dari itu dari BI," harapnya.
Sementara Direktur Veteran Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kemenhan Imanuel Pasaribu memastikan, Pemerintah Indonesia akan membantu mendongkrak belanja dalam negeri.
"Kegiatan pameran, temu bisnis, oelatihan TKDN. Intinya Kemenhan serius. Kita juga mendorong penyerapan 200 juta wisatawan datang ke Jawa Barat. UMKM, kita galakkan industri kelengkapan perorangan. Ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Pemprov Jabar," ucapnya.***