BI Masih Cetak Uang Bertanda Tangan Purbaya eks Menkeu dan Perry eks Gubernur BI

BI sampai hari ini masih mencetah uang yang bertanda tangan mantan Menkeu Purbaya dan mantan Gubernur BI Perry.

BI Masih Cetak Uang Bertanda Tangan Purbaya eks Menkeu dan Perry eks Gubernur BI
Uang seratus ribu rupiah yang bertanda tangan mantan Menkeu Purbaya dan mantan Gubernur BI Perry.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini banyak orang yang berburu uang senilai seratus ribu rupiah yang miliki tanda tangan mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Di mana kini banyak orang percaya bahwa uang langka tersebut nantinya akan memiliki nilai tinggi karena banyak kolektor yang memburunya.

Dan sampai saat ini, ternyata Bank Indonesia (BI) masih mencetak uang rupiah tahun cetak 2026 yang memuat tanda tangan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan mantan Gubernur BI Perry Warjiyo meski keduanya sudah tidak lagi menjabat.

“Cetak uang itu kan hal yang normal. Setiap tahun kita cetak uang,” tutur Destry.

Desty menyebutkan Bank Indonesia harus memastikan ketersediaan uang kartal tetap mencukupi, termasuk untuk masyarakat di wilayah yang akses terhadap layanan dan transaksi digital masih terbatas.

Pencetakan uang setiap tahun juga mempertimbangkan proyeksi kebutuhan uang beredar. 

BI dan pemerintah melakukan pembahasan mengenai kebutuhan tersebut, termasuk rencana penerbitan uang kertas dan uang logam untuk periode berikutnya.

“Pada awal itu selalu kami bicarakan dengan pemerintah, kira-kira berapa target dari uang beredar nanti di dalam satu periode,” tuturnya.

Maka dari itu, uang dengan tanda tangan Purbaya dan Perry masih diterbitkan karena proses pencetakan dilakukan secara bertahap, bukan sekaligus pada awal ataupun akhir tahun.***


Editor : Irma Nurfajri