BIG siap Dampingi BPBD Bogor untuk Buat Peta Sebaran Rawan Bencana Alam

Kepala BIG Muhammad Aris Marfai mengaku siap mendampingi BPBD Kabupaten Bogor dalam membuat peta tematik sebaran rawan bencana alam.

BIG siap Dampingi BPBD Bogor untuk Buat Peta Sebaran Rawan Bencana Alam
Kepala BIG Muhammad Aris Marfai mengaku siap mendampingi BPBD Kabupaten Bogor dalam membuat peta tematik sebaran rawan bencana alam./ Foto reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor-Badan Informasi Geospasial (BIG) siap berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor untuk membuat peta sebaran rawan bencana alam.

Kepala BIG Muhammad Aris Marfai mengaku siap mendampingi BPBD Kabupaten Bogor dalam membuat peta tematik sebaran rawan bencana alam.

Peta sebaran rawan bencana alam tersebut kata Muhammad Aris Marfai bisa berdasarkan peta sistem lahan yang sudah dibuat BIG sebelumnya.

"BIG siap mendampingi BPBD, dan mereka bisa membuat peta sebaran rawan bencana alam dengan menggunakan peta sistem lahan. Selain mendampingi, petugas BIG juga bisa mengasistensi dalam melakukan pemetaan sebaran rawan bencana alam hingga peta tersebut  termasuk kebijakan satu peta yang dicanangkan oleh pemerintah pusat pada Tahun 2016 lalu," kata Muhammad Aris Marfai kepada wartawan, Selasa 25 Oktober 2022.

Mantan Dekan Fakuktas Geografi Universitas Gajah Mada (UGM) ini menerangkan bahwa peta sebaran rawan bencana alam tersebut sangat penting, apalagi beberapa hari ini, Kabupaten Bogor tertimpa bencana alam tanah longsor dan banjir.

"Harusnya BPBD Kabupaten Bogor sudah memiliki peta sebaran rawan bencana alam, hingga langkah mitigasi bisa lebih tepat," terangnya.

Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama BIG Suprajaka menambahkan bahwa jajarannya sudah melakukan simpul jaringan atau pembinaan kepada tenaga surveyor pemetaan.

"Walaupun BPBD membuat sendiri peta sebaran rawan bencana alam, namun karena tenaga surveyor pemetaan merupakan binaan BIG, maka peta tersebut termasuk ke dalam kebijakan satu peta," tambah Suprajaka.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menagih peta sebaran rawan bencana alam ke BPBD. Dengan peta sebaran rawan bencana alam tersebut, maka diharapkan BPBD sejak jauh hari sudah bisa melakukan langkah-langkah mitigasi atau pencegahan bencana alam.

"Kabupaten Bogor ini topografi wilayahnya berbeda-beda, ada dataran, lembah, bukit hingga pegunungan yang dimanapun bisa terjadi bencana alam. Hingga kita butuh peta sebaran bencana alam," ucap Rudy Susmanto.

Rudy Susmanto melanjutkan setelah dibuat peta sebaran rawan bencana alam, langkah BPBD selanjutnya bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) membentuk relawan desa tangguh bencana (Destana).

"Kami mendukung BPBD dan DPMD membentuk relawan Destana, dengan pe8ta sebaran rawan bencana, maka latihlah para relawan dengan potensi bencana alam yang ada di desanya, hingga secara mandiri, mereka juga bisa melakukan mitigasi atau pencegahan," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti