BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Jawa Barat, 18 Daerah Masuk Waspada
Dalam rilis terbarunya, BMKG mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di Jawa Barat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat.
Dalam rilis terbarunya, BMKG mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang berpeluang terjadi di sejumlah kabupaten dan kota.
Berdasarkan infografis resmi BMKG Jawa Barat untuk Selasa, 10 Februari 2026, kategori Waspada (hujan sedang–lebat) mencakup sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, serta Kabupaten Pangandaran.
Sementara itu, status Siaga (hujan lebat–sangat lebat) ditetapkan untuk Kabupaten Kuningan. Adapun kategori Awas (hujan sangat lebat–ekstrem) dan peringatan dini angin kencang pada tanggal tersebut dilaporkan nihil.
BMKG menjelaskan, peringatan dini cuaca ini didasarkan pada potensi akumulasi curah hujan harian tertinggi di masing-masing wilayah kabupaten dan kota. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan air, serta gangguan aktivitas harian.
BMKG Jawa Barat juga mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai agar lebih berhati-hati selama periode peringatan dini berlangsung. Pengendara diminta mewaspadai jalan licin serta potensi jarak pandang menurun akibat hujan lebat.
Untuk informasi terkini seputar prakiraan cuaca Jawa Barat, masyarakat dapat memantau kanal resmi BMKG atau media sosial BMKG Jawa Barat. Peringatan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer.
Editor : Firda Rachmawati
