BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jawa Barat 22 Mei 2026: Cek Wilayah Status Waspada
Berikut wilayah di Jawa Barat yang mendapat peringatan dini cuaca dari BMKG
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat resmi merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Jumat, 22 Mei 2026.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
Pasalnya, BMKG menetapkan status Waspada untuk sebagian besar wilayah kabupaten dan kota di Jawa Barat akibat potensi cuaca ekstrem.
Berdasarkan data yang dipublikasikan pada Kamis 21 April 2026 pukul 08.44 WIB, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi akan mengguyur puluhan wilayah.
Daftar Wilayah di Jawa Barat Berstatus Waspada (22 Mei 2026)
Berikut adalah daftar lengkap kota dan kabupaten di Jawa Barat yang masuk dalam kategori Waspada (Sedang-Lebat):
Wilayah Jabodetabekjur: Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Kab. Cianjur, Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi.
Wilayah Bandung Raya: Kab. Bandung, Kota Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab. Sumedang.
Wilayah Priangan Timur: Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya.
Wilayah Utara & Ciayumajakuning: Kab. Karawang, Kab. Purwakarta, Kab. Subang, Kab. Indramayu, Kab. Majalengka, Kab. Kuningan, Kab. Cirebon.
Catatan Penting BMKG: peringatan dini cuaca ini menunjukkan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu kabupaten/kota.
Status Siaga, Awas, dan Angin Kencang: NIHIL
Kabar baiknya, untuk kategori cuaca yang lebih ekstrem, BMKG memberikan laporan yang cukup melegakan. Berikut detailnya:
Lebat-Sangat Lebat (SIAGA): NIHIL
Sangat Lebat-Ekstrem (AWAS): NIHIL
peringatan dini Angin Kencang: NIHIL
Meski status "Siaga" dan "Awas" terpantau nihil atau tidak ada, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang merata di hampir seluruh wilayah Jawa Barat tetap berpotensi memicu dampak ikutan seperti genangan air, banjir luapan, hingga jalanan yang licin.
Editor : Firda Rachmawati

