BPBD Jabar dan Kabupaten Bogor Lakukan Pengamanan Antisipasi Longsor Susulan
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Bambang Imanudin mengatakan, pihaknya bersama BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan pengamanan guna mengantisipasi longsor susulan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Bambang Imanudin mengatakan, pihaknya bersama BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan pengamanan guna mengantisipasi longsor-susulan'>longsor susulan.
Pasca terjadinya longsor pada Minggu 26 November 2023 sore kemarin, dimana ada dua orang korban jiwa, sepasang suami-istri yakni Rahmat (38) dan Eva Nurhasanah (35) ditemukan meninggal akibat tertimpa bonggol bambu di Kampung Sempur Bates, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.
Bambang berharap, dengan pengamanan yang dilakukan seperti memberikan terpal di lokasi longsor. Kemudian nantinya dilanjutkan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) yang direncanakan Pemkab Bogor, dapat mencegah bencana susulan di kawasan tersebut.
"Kami sudah melakukan assesment, koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor terkait langkah-langkah yang akan dilakukan. Kebetulan sudah melakukan pengamanan sementara pakai terpal supaya tidak terjadi longsor susulan," ujar Bambang pada INILAH KORAN, Senin 27 November 2023.
Dia menduga, longsor yang terjadi akibat tidak adanya saluran air yang menjadi jalur ketika terjadi hujan lebat. Maka dari itu, pihaknya mendorong BPBD Kabupaten Bogor untuk membuat saluran air sebagai mitigasi.
"Dua korban ini suami-istri. Kebetulan rumahnya di bawah, memang akibat hujan kemarin. Ada dua bonggol bambu menimpa rumahnya. Yang sudah dipotong, tidak ada pelindung sehingga roboh dan menimpa suami-istri yang sedang berada di kamar. Persis di kamar, kejadian kemarin sore dan baru ketemu jam 8 malam," ungkapnya.
Pasca penanganan yang dilakukan kata Bambang, diharapkan bencana longsor susulan tidak lagi terulang.
"Tapi kalau enggak segera ditangani, diamankan dapat terjadi. Mudah-mudahan In Syaa Allah aman," imbuhnya.
Terlepas dari itu, Bambang mengimbau kepada masyarakat untuk dapat mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi pada musim hujan saat ini, mengingat Jawa Barat rentan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, longsor dan angin puting beliung. Khususnya di kawasan Jabar Selatan yang meliputi Sukabumi, Cianjur, Garut, hingga Pangandaran.
"Imbauan agar masyarakat waspada, cari tempat aman. Berkendara menepi dulu di tempat aman. Dari Januari sampai sekarang 1.400an kejadian bencana di Jawa Barat. Mayoritas bencana hidrometeorologi," pungkasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti
