Buka Rahasia, Aryna Sabalenka Sempat Berpikir Pesan Tiket Pulang ke Amerika

Aryna Sabalenka hampir putus asa menghadapi Laura Siegemund di semifinal Wimbledon 2025 pada sektor tunggal putri.

Buka Rahasia, Aryna Sabalenka Sempat Berpikir Pesan Tiket Pulang ke Amerika
Aryna Sabalenka sempat putus asa setelah kalah di set pertama dari Laura Siegemund di perempat final Wimbledon 2025. (X @wimbledon)

INILAHKORAN, London – Aryna Sabalenka hampir putus asa menghadapi Laura Siegemund di semifinal Wimbledon 2025 pada sektor tunggal putri.

Aryna Sabalenka, petenis Belarusia yang difavoritkan meraih gelar Wimbledon 2025, harus bangkit dua kali dari ketinggalan di set penentuan untuk mengalahkan Laura Siegemund, petenis Jerman berusia 37 tahun itu dengan skor 4-6 6-2 6-4.

Aryna Sabalenka, petenis nomor satu dunia itu, nyaris menghadapi kejutan besar dalam pertandingan itu. Dia terpaksa berjuang keras mengalahkan Laura Siegemund untuk meraih tiket semifinal Wimbledon 2025.

Sabalenka telah mencapai final dari tiga turnamen besar terakhir. Dia sejatinya dalam posisi diuntungkan setelah sebagian besar pesaingnya tumbang di babak-babak awal Wimbledon.

Langkahnya terhitung mulus agar bisa mencapai final Wimbledon untuk pertama kali sepanjang kariernya.

Namun, hanya sedikit yang memperhitungkan kekuatan luar biasa yang ditampilkan Laura Siegemund.

Petenis Jerman itu sebelumnya tidak pernah melampaui putaran kedua dalam nomor tunggal Wimbledon.

Laura Siegemund, yang lebih dikenal karena kehebatannya di nomor ganda, membuat Sabalenka terperdaya dengan pukulan slice-nya, pengembalian yang brilian, dan tempo permainan yang umumnya lambat.

Butuh seluruh keberanian dan tekad Sabalenka untuk bertahan dan akhirnya maju setelah dua jam dan 54 menit.

Dalam suasana seperti itulah, saat dia kalah di set pertama, Aryna Sabalenka sempat panik. Dia bahkan nyaris putus asa.

“Setelah set pertama, saya melihat bangku saya dan berpikir, 'pesan tiket, kita akan segera berangkat',” kata Sabalenka, 27 tahun, seusai pertandingan.

“Saya harus memastikan bahwa saya tidak menunjukkan terganggu olehnya - meskipun saya sedikit terganggu, saya tidak ingin memberinya energi itu.” Tambahnya.

Aryna Sabalenka akan menghadapi unggulan ke-13 Amanda Anisimova atau petenis Rusia Anastasia Pavlyuchenkova untuk memperebutkan tempat di final tunggal Wimbledon pertama. (*)


Editor : Zulfirman