Empat Fakta Menarik Finalis Wimbledon Amanda Anisimova, Nomor Dua Istimewa

Amanda Anisimova maju ke final Wimbledon 2025 setelah mengalahkan Aryna Sabalenka. Ada empat fakta menarik tentang suksesnya di Wimbledon. Apa saja?

Empat Fakta Menarik Finalis Wimbledon Amanda Anisimova, Nomor Dua Istimewa
Amanda Anisimova melaju ke final Wimbledon 2025 setelah mengalahkan Aryna Sabalenka. Padahal, tahun lalu dia bahkan tak lolos kualifikasi. (X @wimbledon)

INILAHKORAN, London  – Amanda Anisimova maju ke final Wimbledon 2025 setelah mengalahkan Aryna Sabalenka. Ada empat fakta menarik tentang suksesnya di Wimbledon. Apa saja?

Amanda Anisimova, petenis peringkat 12 dunia itu, mengalahkan Aryna Sabalenka, petenis nomor satu dunia sekaligus unggulan utama Wimbledon 2025, 6-4, 4-6, 6-4 dalam laga semifinal yang berlangsung 2 jam 38 menit.

Di final Wimbledon 2025, Amanda Anisimova setelah mengalahkan Aryna Sabalenka, tinggal menunggu pemenang antara Iga Swiatek dengan Belinda Bencic.

“Rasanya seperti mimpi saat ini. Aryna adalah pesaing yang sangat tangguh. Saya hampir mati di lapangan,” katanya.

Setidaknya, ada empat fakta menarik setelah Amanda Anisimova melaju ke final Wimbledon 2025. Apa saja?

1.Hantu ketiga Aryna Sabalenka

Amanda Anisimova kini menjadi petenis ketiga yang pernah mengalahkan Aryna Sabalenka di seluruh tiga jenis permukaan lapangan tenis.

Amanda Anisimova dan Aryna Sabalenka sudah menjaga rivalitas di antara mereka sejak lama. Sebelumnya, Amanda Anisimova pernah mengalahkan Aryna Sabalenka di lapangan keras dan tanah liat.

Kini, dia melakukan hal serupa di lapangan rumput. Maka, lengkaplah kisah suksesnya sebagai hantu menakutkan bagi Aryna Sabalenka.

Sebelumnya, ada dua nama lain yang pernah mengalahkan Aryna Sabalenka di tiga jenis lapangan itu. Keduanya adalah Kiki Bertenz dan Marketa Vondrousova.

2.Mengalahkan petenis nomor 1

Tak mudah mengalahkan petenis nomor satu dunia di Wimbledon. Jarang petenis lain bisa melakukannya.

Tapi, Amanda Anisimova mewujudkannya. Dia mengalahkan Aryna Sabalenka yang juga unggulan utama di semifinal Wimbledon dengan 6-4, 4-6, 6-4.

Sejak tahun 1990, hanya ada tiga pemain sebelumnya yang pernah melakukan hal itu. Ketiganya adalah Zina Garrison (1990), Marion Bartoli (2007), dan Sabine Lisicki (2013).

3.Kalah, Lalu Menang

Amanda Anisimova menjadi pemain kedua dalam sejarah grand slam yang melaju ke final tunggal putri setelah kalah di kualifikasi tahun sebelumnya.

Amanda Anisimova memang harus melewati kualifikasi pada Wimbledon 2024. Sialnya, dia gagal menembus babak utama.

Kali ini, dia tak perlu melewati kualifikasi. Posisinya sebagai petenis top-20 WTA membuatnya langsung lolos ke babak utama.

Sebelum Amanda Anisimova, hanya ada petenis lain yang pernah melakukannya, yakni Bianca Andreescu di US Open 2019.

4.Susul Jennifer Capriati

Penampilannya di semifinal Wimbledon 2025 ini membuatnya menjadi petenis Amerika Serikat pertama yang maju ke babak empat besar dua turnamen grand slam bukan lapangan keras.

Sebelumnya, Amanda Anisimova berhasil maju ke semfinal turnamen lapangan tanah liat Prancis Terbuka di Roland Garros tahun 2019. Kini, dia menyusulnya di Wimbledon 2025.

Terakhir, hanya ada satu petenis putri AS yang bisa melakukan sebelumnya, yakni Jennifer Capriati pada dekade 1990-an.

Saat itu, Jennifer Capriati melaju ke semifinal Prancis Terbuka 1990 di Roland Garros, dan lolos pula ke empat besar Wimbledon 1991. (*)


Editor : Zulfirman