Menangkan Final Wimbledon, Setiap Menit Rekening Iga Swiatek Bertambah Setengah Miliar Rupiah

Luar biasa Iga Swiatek. Tiap menit pertandingan finalnya di Wimbledon 2025, dia menambah rekeningnya lebih dari Rp500 juta atau setengah miliar.

Menangkan Final Wimbledon, Setiap Menit Rekening Iga Swiatek Bertambah Setengah Miliar Rupiah
Iga Swiatek mengantongi tambahan hadiah uang Rp33 miliar setelah memenangkan laga final Wimbledon 2025 menghadapi Amanda Asinimova. (X @wimbledon)

INILAHKORAN, London – Luar biasa Iga Swiatek. Tiap menit pertandingan finalnya di Wimbledon 2025, dia menambah rekeningnya lebih dari Rp500 juta atau setengah miliar.

Iga Swiatek menjadi juara baru tunggal putri Wimbledon. Dia merebutnya setelah mengandaskan mimpi Amanda Anisimova.

Iga Swiatek pun untuk pertama kalinya menjuarai turnamen grand slam lapangan rumput paling bergengsi ini. Dia mengalahkan Amanda Asinimova 6-0, 6-0 di laga final.

Iga Swiatek hanya membutuhkan waktu 58 menit untuk mengalahkan Amanda Asinimova. Ini jadi salah satu final terpendek di Wimbledon.

Dengan kemengan di final ini, Iga Swiatek menerima hadiah uang sebesar 3 juta pound atau setara Rp66 miliar. Padahal, dengan maju ke final saja, dia sudah mengantongi Rp33 miliar.

Artinya, dia mendapatkan Rp33 miliar dari pertandingan final yang digelar di Center Court All England Arena kali ini.

Dengan hanya butuh 58 menit untuk memenangkannya, maka setiap menit Iga Swiatek mengantongi hadiah uang Rp568,9 juta. Lebih dari setengah miliar rupiah.

Duel Iga Swiatek menghadapi Amanda Anisimova pada final Wimbledon berlangsung di Center Court All England Club, London, Sabtu 12 Juli 2025 mulai pukul 22.00 WIB.

Ini merupakan final pertama di antara kedua pemain. Baik Iga Swiatek maupun Amanda Anisimova baru kali ini melaju ke final Wimbledon.

Iga Swiatek melakukan start cemerlang di set pertama. Dia langsung mematahkan servis Amanda Anisimova di game pertama, setelah salah satu dari break point-nya gagal diselamatkan petenis Amerika Serikat itu.

Setelah mempertahankan servis pertamanya, Iga Swiatek kembali merebut game ketiga saat Amanda Anisimova melakukan servis.

Amanda Anisimova yang menyingkirkan Aryna Sabalenka di semifinal, kali ini tampil di bawah form terbaiknya. Servis pertamanya banyak yang gagal.

Di game ketiga itu, Amanda Anisimova sebenarnya sempat dua kali dalam posisi unggul saat deuce. Tapi, dia gagal memanfaatkannya sehingga set ini kembali direbut mantan petenis nomor satu dunia asal Polandia itu.

Amanda Asinimova kian sulit bersaing. Setelah Iga Swiatek mempertahankan servisnya di game keempat dan menjadikan kedudukan 4-0, Amanda Anisimovic lagi-lagi gagal mempertahankan servis di game berikutnya.

Dia kali ini bahkan menyerah tanpa mendapatkan satu angka pun. Iga Swiatek memenangkan game ini dengan love game.

Dengan memegang servis di game keenam, Iga Swiatek tak kesulitan untuk memenangkan set pertama ini. Dia menutup game ini dengan love game dan memenangkan set pertama 6-0. 

Kejadian seperti di set pertama pun berlanjut ke set kedua. Iga Swiatek langsung memimpin 3-0 berkat dua kali mematahkan servis Amanda Anisimova.

Hal serupa terjadi di akhir pertandingan, Iga Swiatek menunjukkan kematangan. Dia menghabisi lawan dengan cara yang dingin.

Setelah mempertahankan servis sendiri, Iga Swiatek kemudian meatahkan servis Amanda Anisimova di game ke-lima untuk menjadikan kedudukan 5-0.

Die menutup perlawanan Amanda Asinimova setelah mempertahankan servis sendiri di game keenam: 6-0. (*)


Editor : Zulfirman