Belasan Orang Ditangkap Bawa Sajam Keliling Kota Bandung
13 pria yang diduga terlibat Belasan Orang Ditangkap Bawa Sajam Keliling Kota Bandung aksi tawuran di Kota Bandung, diamankan tim patroli Polrestabes Bandung, S
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-13 pria yang diduga terlibat Belasan Orang Ditangkap Bawa Sajam keliling Kota Bandung aksi tawuran di Kota Bandung, diamankan tim patroli Polrestabes Bandung, Sabtu (12/9/2026) dini hari tadi. Dari belasan yang diamankan, tiga diantaranya masih dibawah umur.
Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan, mereka diduga akan melakukan aksi tawuran.
"Pukul 00.12 WIB telah diamankan terduga 11 orang kelompok tawuran di Gudang Selatan," kata dia.
Selain itu, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan para terduga pelaku itu. Barang bukti yang diamankan diantaranya senjata tajam dan belasan sepeda motor.
"Ditemukan 3 Sajam, 16 unit kendaraan R2 yang diamankan," ucapnya.
Mereka yang diamankan berinisial DP (23), DM (19), FMF (21), JM (20), AF (19), RA (20), GP (16), LB (15), RMA (17), DK (16), dan NS (18). Kemudian YS (51) dan D (48) yang diduga sebagai pemilik senjata tajam.
Asep menyebut, sebelas remaja dan dua orang dewasa tersebut akan diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Bandung untuk proses hukum lebih lanjut.
"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh jajaran Sat Reskrim," katanya.
Dia menuturkan, penangkapan ini merupakan hasil dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Jajaran Polrestabes Bandung menjamin rasa aman kepada masyarakat, salah satunya dengan melalui patroli malam yang ditingkatkan.
Tim Prabu juga turut dikerahkan setiap malam agar berbagai bentuk kejahatan jalanan dapat diantisipasi. Mulai dari pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (C3), aksi premanisme hingga potensi gangguan dari kelompok bermotor.
Masyarakat juga bisa melaporkan tindak kejahatan atau menjadi korban ke call center 110. Nantinya, aparat kepolisian akan segera menuju lokasi yang dilaporkan masyarakat.***
Editor : JakaPermana

