Dedi Mulyadi Pastikan Investigasi Dugaan Pelecehan Wabup Sumedang Rampung Sepekan

Dedi Mulyadi memastikan investigasi dugaan pelecehan dan penganiayaan yang melibatkan Wakil Bupati Sumedang rampung sepekan dan diumumkan.

Dedi Mulyadi Pastikan Investigasi Dugaan Pelecehan Wabup Sumedang Rampung Sepekan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan investigasi dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan yang diduga melibatkan Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila segera dituntaskan.

Dedi mengatakan, hasil investigasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan diumumkan secara terbuka kepada publik.

Menurut Dedi, Inspektorat Provinsi Jawa Barat telah ditugaskan untuk mengusut kasus tersebut dengan memeriksa seluruh pihak yang berkaitan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan fakta yang terungkap tidak hanya berdasarkan asumsi maupun opini yang berkembang di masyarakat.

“Sudah ada investigasi ya. Nanti biar Inspektorat Provinsi Jawa Barat yang menginvestigasi, mewawancarai langsung semua. Jadi tidak asumsi ya, jadi semua pihak kita periksa. Bupatinya, kemudian asistennya ya, aspri-nya, kemudian istrinya, semuanya kita periksa untuk mendapat penjelasan,” kata Dedi di Kota Bandung, baru-baru ini.

Dedi menargetkan proses investigasi dapat rampung dalam waktu sepekan sehingga hasil pemeriksaan bisa segera disampaikan kepada masyarakat.

“Minggu depan sudah selesai lah. Ini kan masalah yang biasa saja,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai hasil investigasi, Dedi memastikan pemerintah akan menyampaikannya kepada publik.

“Diumumkan, masa tidak diumumkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat membentuk tim investigasi khusus setelah mencuat dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap sekretaris pribadi (sekpri) berinisial R. Peristiwa tersebut diduga terjadi di lingkungan rumah dinas Wakil Bupati Sumedang.

Dedi menegaskan, investigasi diperlukan untuk memastikan seluruh fakta dapat diuji secara objektif dan tidak terjebak pada narasi maupun spekulasi yang berkembang.

“Menyikapi berita tentang peristiwa yang dialami oleh Wakil Bupati Sumedang. Pemerintah Provinsi Jawa Barat hari ini membentuk tim investigasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Sumedang agar peristiwa itu bisa tersaji secara objektif, bukan berdasarkan opini atau asumsi,” ujar Dedi.

Ia juga meminta seluruh pihak menahan diri dan menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum menyampaikan penilaian terhadap kasus tersebut.

“Untuk itu pada semua pihak mohon bersabar, sebelum hasil investigasi kami sampaikan, tidak dulu memberikan opini atau narasi,” pintanya.

Kasus yang menjadi perhatian publik tersebut bermula dari laporan dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap sekretaris pribadi berinisial R. Peristiwa itu disebut terjadi di rumah dinas Wakil Bupati Sumedang pada 17 Agustus 2026.

Pemprov Jawa Barat menegaskan, investigasi akan dilakukan secara menyeluruh dengan memeriksa seluruh pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fakta kasus terungkap secara terang dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi rujukan resmi pemerintah dalam menentukan langkah selanjutnya terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik tersebut. 


Editor : Ahmad Sayuti