Eks Hibisc Fantasy Puncak Kini Jadi Kawasan Hijau, Dedi Fokus Rawat Ribuan Tanaman

Eks Hibisc Fantasy di Puncak, Bogor, kini berubah menjadi kawasan hijau seluas 14 hektare. Pemprov Jabar fokus merawat ribuan tanaman untuk memulihkan DAS Ciliw

Eks Hibisc Fantasy Puncak Kini Jadi Kawasan Hijau, Dedi Fokus Rawat Ribuan Tanaman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN.ID - Wajah baru kawasan eks Hibisc Fantasy di Puncak, Kabupaten Bogor, mulai terlihat. Lahan wisata yang sebelumnya dipenuhi bangunan, kini berubah menjadi kawasan hijau setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pemulihan lingkungan pascapembongkaran pada Maret 2025 silam.

Lebih dari setahun setelah wahana wisata tersebut dibongkar atas instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, ribuan tanaman kini tumbuh memenuhi area seluas 14 hektare itu. 

Pemulihan kawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi ekologis kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.

Penghijauan eks Hibisc Fantasy ini diarahkan kembali menjadi wilayah resapan air, yang mampu memperkuat fungsi lingkungan Puncak sebagai kawasan penyangga.

Dedi memastikan, fokus utama saat ini adalah menjaga keberlangsungan tanaman yang sudah ditanam, bukan sekadar mengejar penambahan bibit baru tanpa perawatan.

Guna memastikan penghijauan berjalan optimal, Dedi menugaskan sembilan pekerja khusus merawat vegetasi di kawasan tersebut. Jumlah petugas itu rencananya akan ditambah empat hingga lima orang agar setiap pekerja dapat bertanggung jawab terhadap satu hektare lahan.

“Penghijauan di lahan eks Hibisc sudah hampir selesai semuanya, sudah kembali lagi ke habitatnya,” ujar Dedi, Kamis (27/8/2026).

Menurut Dedi, keberhasilan rehabilitasi kawasan tidak hanya ditentukan dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari konsistensi pemeliharaan agar tanaman mampu tumbuh dan memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

Pemprov Jabar melalui Dinas Kehutanan terus melakukan perawatan kawasan eks Hibisc Fantasy, melalui berbagai program penghijauan bersama sejumlah pihak. Salah satunya melalui kegiatan "Jumat Menanam" yang dilengkapi dengan metode infus akar.

Teknik tersebut memanfaatkan sumber air alami di sekitar kawasan, untuk menjaga pasokan air bagi tanaman secara bertahap. Metode ini menjadi solusi pemeliharaan, terutama saat musim kemarau yang berpotensi menghambat pertumbuhan vegetasi.

Selain menjaga kelembapan tanah, infus akar juga membantu menghemat penggunaan air, mengurangi risiko erosi, serta dapat dimanfaatkan untuk pemberian nutrisi tambahan bagi tanaman.

Dinas Kehutanan Jawa Barat menyebut, ketersediaan air menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan penghijauan. Kawasan eks Hibisc Fantasy memiliki dukungan sumber air dari aliran sungai dan embung yang dapat dimanfaatkan untuk penyiraman.

Sebelumnya, kawasan Hibisc Fantasy menjadi sorotan setelah Dedi Mulyadi memerintahkan pembongkaran wahana wisata milik BUMD PT Jaswita pada Maret 2025. Langkah tersebut diambil, karena keberadaan bangunan dinilai tidak sejalan dengan upaya menjaga kawasan Puncak sebagai daerah resapan air.

Pembongkaran dilakukan langsung oleh Dedi Mulyadi bersama Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dan Kepala Satpol PP Jawa Barat Ade Afriandi. Setelah bangunan diratakan, pemerintah mulai melakukan restorasi dengan menanam berbagai jenis pohon.

Kini, kawasan yang sebelumnya menjadi area wisata bertransformasi menjadi ruang hijau baru di kawasan Puncak. Pemprov Jabar berharap, rehabilitasi eks Hibisc Fantasy dapat menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi ancaman bencana hidrometeorologi di kawasan hulu Ciliwung. 


Editor : Ahmad Sayuti