Bertarung Lawan Emma Raducanu Selama Tiga Jam, Aryna Sabalenka Bukukan Rekor Baru Ini

Aryna Sabalenka menorehkan rekor baru setelah mengalahkan Emma Raducanu di babak ketiga Cincinnati Open 2025. Apa itu?

Bertarung Lawan Emma Raducanu Selama Tiga Jam, Aryna Sabalenka Bukukan Rekor Baru Ini
Aryna Sabalenka menaklukkan Emma Raducanu di babak ketiga Cincinnati Open 2025. (X)

INILAHKORAN, CincinnatiAryna Sabalenka menorehkan rekor baru setelah mengalahkan Emma Raducanu di babak ketiga Cincinnati Open 2025. Apa itu?

Aryna Sabalenka, petenis nomor satu dunia itu, mengalahkan Emma Raducanu 7-6 (7/3), 4-6, 7-6 (7/5) dalam pertarungan sengir dan brutal di Cincinnati Open 2025, Selasa 12 Agustus 2025 dinihari WIB.

Tak tanggung-tanggung, Aryna Sabalenka dan Emma Raducanu harus bertarung delama 3 jam 9 menit untuk memperebutkan tiket ke babak keempat Cincinnati Open 2025.

Emma Radecanu mengawali pertandingan dengan gemilang. Dia memimpin 2-0 dan memenangkan sembilan poin pertama.

Tetapi, Aryna Sabalenka langsung mematahkan servis lawan di gim ketiga. Sabalenka kemudian berbalik unggul 4-2 sebelum Raducanu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 4-4 dan kemudian memaksakan tiebreak.

Petenis Belarusia itu memulai tiebreak dengan tiga mini-break berturut-turut dan memenangkannya dengan meyakinkan. 

Dengan memenangkan tiebreak ke-17-nya di tahun 2025, Sabalenka memecahkan rekor tiebreak terbanyak yang pernah dimenangkan dalam satu tahun kalender di WTA Tour.

Di set kedua, Raducanu merespons dengan kuat dan meraih satu-satunya break di gim ketujuh, yang akhirnya menyamakan kedudukan. 

Petenis Inggris itu mendaratkan 85% servis pertamanya dengan sangat baik dan tidak menghadapi break point.

Di set penentuan, Sabalenka berhasil melewati tekanan di masing-masing dari tiga gim servis pertamanya sebelum Raducanu mempertahankan kedudukan menjadi 4-4 setelah menyelamatkan empat break point dalam permainan maraton 31 poin yang berlangsung lebih dari 22 menit.

Sabalenka dan Raducanu kemudian mempertahankan kedudukan di dua gim servis berikutnya dan pertandingan berlanjut hingga tiebreak set ketiga.

Juara grand slam tiga kali itu memenangkan tiebreak yang ketat dan berkualitas tinggi, memastikan kemenangan dengan sebuah ace setelah meraih mini-break untuk unggul 4-2 dan 6-4.

Kemenangan ini diraih dengan perjuangan keras oleh Sabalenka, juara bertahan di Cincinnati.

Petenis berusia 27 tahun itu selanjutnya akan menghadapi petenis peringkat 42 dunia, Jessica Bouzas Maneiro, yang melaju meraih kemenangan 6-4, 6-1 di putaran ketiga melawan Taylor Townsend.

Bagi Raducanu, ini merupakan penampilan yang sangat menggembirakan karena ia hampir meraih kemenangan terbesar dalam kariernya.

Petenis Inggris berusia 22 tahun itu juga memberikan perlawanan sengit kepada Sabalenka dalam pertandingan putaran ketiga yang ketat di Wimbledon bulan lalu.

Raducanu berada di peringkat ke-34 dalam Peringkat WTA setelah penampilannya di ajang WTA 1000, yang membuatnya berada di posisi 32 besar yang dibutuhkan untuk menjadi unggulan di AS Terbuka.

Namun, ada kemungkinan Raducanu masih bisa menjadi unggulan di New York, jika ada yang mengundurkan diri. (*)


Editor : Zulfirman