Bukan Hanya Imam Masykur, Ada Korban Lain yang Juga Diculik hingga Dianiaya Oknum TNI
Saru orang warga sipil juga jadi korban penculikan dan penganiayaan oknum TNI, bukan hanya Imam Masykur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - Bukan hanya Imam Masykur, ada warga sipil lain yang juga menjadi korban penculikan sekaligus penganiayaan oknum TNI.
Komandan Pomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar menyampaikan ketiga oknum TNI yang melakukan penganiayaan juga menculik warga sipil lain.
Kolonel Irsyad mengatakan warga sipil tersebut dibuang di jalan Tol. Beruntung, saat itu kondisi korban masih hidup.
"Yang satu dilepas di sekitar Tol Cikeas. Itu dilepas karena mendapati korban kondisinya sudah agak, napas juga susah," kata Irsyad.
Seperti diketahui, ketiga oknum TNI tersebut di antaranya Praka RM (anggota Paspampers RI), Praka HS (anggota Direktorat Topografi TNI AD), dan Praka J (anggota Kodam Iskandar Muda).
Tak hanya itu, seorang warga sipil berinisil ZSS turut melakukan aksi penculikan dan penganiayaan tersebut. Dia merupakan kakak ipar Praka RM.
Imam Masykur, pemuda berusia 25 tahun ini merupakan perantau dari Aceh. Dia diculik pada 12 Agustus 2023 di toko kosmetik yang dia jaga.
Sebelum meninggal dunia, Imam Masykur sempat mengubungi keluarganya dan meminta uang tebusan sebesar Rp50 juta.
Rekaman suara korban saat menghubungi keluarganya dan saat korban disiksa itu pun viral di media sosial.***
Editor : Firda Rachmawati

